Langsung ke isi
Lyra
Matematika ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 8 menit baca UTBK

Skala Logaritmik: Richter, pH, Desibel

Setelah ini kamu bisa membaca skala logaritmik seperti Richter, pH, dan desibel, serta menghitung perbandingan โ€œnaik satu angka berarti sepuluh kali lipatโ€.

Gempa Yogyakarta 2006 bermagnitudo 5,9; gempa Aceh 2004 bermagnitudo 9,1. Selisihnya hanya 3,2 angka. Apakah gempa Aceh cuma sedikit lebih kuat? Tidak โ€” amplitudonya sekitar 103,2โ‰ˆ1.58510^{3{,}2} \approx 1.585 kali lebih besar, dan energinya ribuan kali lebih dahsyat. Inilah kekuatan skala logaritmik: merangkum rentang sangat lebar dalam angka kecil, tetapi menipu intuisi linier kita. Coba lihat sendiri di bawah bagaimana satu angka bisa berarti satu nol tambahan.

Bandingkan dua kurva: skala linier (garis lurus) dan skala log (curam di awal, landai di akhir).

Inti skala log: naik 1 berarti kali 10

Pada skala linier, jarak antara 1 dan 2 sama dengan jarak antara 9 dan 10. Pada skala logaritmik basis 10, jarak antara logโกA\log A dan logโกA+1\log A + 1 berarti nilai sebenarnya berubah dari AA menjadi 10A10A. Karena logโก10(10A)=logโก10A+1\log_{10}(10A) = \log_{10} A + 1, satu tingkat kenaikan selalu sama dengan faktor sepuluh.

logโก10(10โ‹…A)=logโก10A+1\log_{10}(10 \cdot A) = \log_{10} A + 1

Arti tiap simbol: AA nilai sebenarnya (positif), basis 10 konvensi skala Richter, pH, desibel.

Inilah mengapa skala log dipakai untuk fenomena dengan rentang luar biasa lebar โ€” dari bisikan hingga roket, dari getaran halus hingga gempar.

Skala Richter: amplitudo gempa

Magnitudo gempa pada skala Richter didefinisikan secara logaritmik: M=logโก10AM = \log_{10} A (dengan AA amplitudo relatif terhadap acuan). Akibatnya, selisih satu magnitudo berarti amplitudo berbeda 10 kali; selisih dua magnitudo berarti 100 kali; dan secara energi, kenaikan satu magnitudo kira-kira 32 kali lipat.

Pada plot di bawah, slider MM menggerakkan magnitudo gempa; tinggi batang amplitudo (dalam skala log) ikut berubah. Bandingkan gempa 5 dan 8 โ€” amplitudonya berbeda seribu kali.

Skala pH: konsentrasi ion H+

Larutan asam-basa diukur dengan skala pH: pH=โˆ’logโก10[H+]\text{pH} = -\log_{10}[\text{H}^+], dengan [H+][\text{H}^+] konsentrasi ion hidrogen (mol per liter). Tanda minus membuat larutan asam (banyak H+\text{H}^+) ber-pH rendah, dan basa ber-pH tinggi. Karena basisnya 10, selisih satu pH berarti konsentrasi H+\text{H}^+ berbeda sepuluh kali.

Pada plot di bawah, slider pp menggerakkan nilai pH; titik penjejak menampilkan konsentrasi H+\text{H}^+. Air murni pH 7; jus lemon pH 2 โ€” selisih lima berarti jus lemon mengandung 105=100.00010^5 = 100.000 kali lebih banyak ion H+\text{H}^+.

Bayangkan skala pH seperti tangga: tiap anak tangga turun satu, keasaman naik sepuluh kali. Jadi pH 3 bukan โ€œtiga kali lebih asamโ€ dari pH 6 โ€” melainkan seribu kali lebih asam. Intuisi linier kita menyesatkan di tangga logaritmik.

Skala desibel: tekanan bunyi

Tingkat tekanan bunyi diukur dalam desibel (dB): L=20logโก10(p/p0)L = 20 \log_{10}(p/p_0), dengan pp tekanan bunyi dan p0p_0 acuan. Karena faktornya 20 (bukan 10), selisih 10 dB berarti tekanan bunyi berbeda sekitar 10\sqrt{10} kali pada amplitudo, tetapi terdengar kira-kira dua kali lebih keras. Bisikan 30 dB dan pesawat 130 dB โ€” selisih 100 dB berarti tekanan berbeda 10510^5 kali.

Pada plot di bawah, slider LL menggerakkan tingkat desibel; titik menampilkan tekanan bunyi relatif. Perhatikan bagaimana rentang lebar (bisikan sampai roket) dirangkum dalam satu kurva.

SkalaRumusNaik 1 satuan =
RichterM=logโก10AM = \log_{10} Aamplitudo 10 kali
pHpH=โˆ’logโก10[H+]\text{pH} = -\log_{10}[\text{H}^+]konsentrasi 1/10 kali
DesibelL=20logโก10(p/p0)L = 20\log_{10}(p/p_0)tekanan sekitar 3,16 kali

Soal skala logaritmik rutin muncul di UTBK Penalaran Matematika (kerangka 045/H/AN/2025). Pola soal: berikan dua nilai skala, tanyakan berapa kali lipat nilai sebenarnya berbeda. Trik cepat: hitung selisih skala, lalu kalikan basis (10) pangkat selisih itu. Untuk pH dan desibel, perhatikan tanda minus dan faktor 20.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Gempa A bermagnitudo 4; gempa B bermagnitudo 7. Berapa kali lipat amplitudo gempa B dibanding gempa A?

Selisih =7โˆ’4=3= 7 - 4 = 3 tingkat.

Pada skala Richter, tiap kenaikan 1 berarti amplitudo 10 kali. Maka faktor =103=1.000= 10^3 = 1.000.

Amplitudo gempa B 1.0001.000 kali gempa A โ€” meski selisih magnitudo hanya 3 angka.

Latihan berikut mengacak dua magnitudo gempa. Hitung dahulu di kertas rasio amplitudonya, lalu tekan tombol untuk memeriksa.

Jebakan: membaca selisih skala log seolah linier โ€” misalnya mengira magnitudo 8 hanya sedikit lebih kuat daripada magnitudo 5. Yang benar: selisih 3 pada skala Richter berarti amplitudo 1.000 kali lipat. Selalu ubah selisih menjadi faktor 10 pangkat selisih.

Jebakan: melupakan tanda minus pada definisi pH sehingga mengira pH tinggi berarti asam. Yang benar: pH=โˆ’logโก10[H+]\text{pH} = -\log_{10}[\text{H}^+], jadi pH tinggi berarti konsentrasi ion H+\text{H}^+ rendah (basa), dan pH rendah berarti asam.

  • Skala logaritmik basis 10: kenaikan satu angka berarti nilai sebenarnya dikali 10.
  • Richter M=logโก10AM = \log_{10} A: selisih magnitudo dd berarti amplitudo 10d10^d kali.
  • pH =โˆ’logโก10[H+]= -\log_{10}[\text{H}^+]: selisih satu pH berarti konsentrasi ion H+\text{H}^+ berubah 10 kali.
  • Desibel =20logโก10(p/p0)= 20\log_{10}(p/p_0): kenaikan 20 dB berarti tekanan bunyi 10 kali.
  • Untuk membandingkan dua nilai skala log, hitung selisihnya lalu pangkatkan 10.