Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 10 · Fase E · 8 menit baca TKAUTBK

Jumlah & Hasil Kali Akar (Vieta)

Setelah ini kamu bisa memakai rumus Vieta x1+x2=−bax_1+x_2=-\dfrac{b}{a} dan x1⋅x2=cax_1 \cdot x_2=\dfrac{c}{a} untuk membaca jumlah dan hasil kali akar tanpa mencari akarnya satu per satu.

Bayangkan dua akar persamaan kuadrat tersembunyi di balik parabola. Kamu bisa menggali keduanya lewat rumus abc — tapi kadang kamu tidak butuh akarnya sendiri, hanya butuh jumlah dan hasil kalinya. Ternyata kedua besaran itu tertulis jelas di koefisien aa, bb, cc, cukup dibaca tanpa menggali akar. Coba lihat sendiri hubungannya di bawah.

Geser slider dua akar r1r_1 dan r2r_2, lalu perhatikan koefisien bb dan cc berubah mengikuti.

Akar-akar tersembunyi di koefisien

Tiap persamaan kuadrat ax2+bx+c=0ax^{2} + bx + c = 0 (dengan a≠0a \neq 0) punya dua akar, sebut saja x1x_1 dan x2x_2. Kedua akar ini bisa ditulis ulang sebagai faktor: ax2+bx+c=a(x−x1)(x−x2)ax^{2} + bx + c = a(x - x_1)(x - x_2). Kalau kamu mengalikan faktor di ruas kanan dan menyamakan koefisien dengan ruas kiri, muncul dua hubungan yang sangat berguna.

x1+x2=−ba,x1⋅x2=cax_1 + x_2 = -\frac{b}{a}, \qquad x_1 \cdot x_2 = \frac{c}{a}

Arti tiap simbol: x1,x2x_1, x_2 = dua akar persamaan ax2+bx+c=0ax^{2} + bx + c = 0; a,b,ca, b, c = koefisien dengan a≠0a \neq 0. Hubungan ini disebut rumus Vieta.

Dua rumus ini berarti kamu bisa langsung menyebut jumlah dan hasil kali akar hanya dari koefisien, tanpa menjalankan rumus abc. Misalnya x2−5x+6=0x^{2} - 5x + 6 = 0: a=1a=1, b=−5b=-5, c=6c=6. Maka x1+x2=−−51=5x_1 + x_2 = -\tfrac{-5}{1} = 5 dan x1⋅x2=61=6x_1 \cdot x_2 = \tfrac{6}{1} = 6. Dua bilangan yang berjumlah 5 dan bershasil kali 6 adalah 2 dan 3 — dan benar, itulah akarnya.

Jumlah akar langsung dari −b/a-b/a

Hubungan pertama, x1+x2=−bax_1 + x_2 = -\dfrac{b}{a}, memberi jumlah kedua akar cuma dari koefisien aa dan bb. Tanda negatif di depan sering jadi jebakan: kalau bb sendiri sudah negatif, hasilnya malah positif. Geser slider di bawah untuk merasakan bagaimana jumlah akar berubah saat bb digeser.

Titik tengah kedua akar selalu berabsis −b2a-\dfrac{b}{2a} — itulah absis puncak yang sudah kamu kenal. Jadi rumus jumlah akar sebenarnya adalah “dua kali absis puncak”: x1+x2=2⋅(−b2a)=−bax_1 + x_2 = 2 \cdot \left(-\dfrac{b}{2a}\right) = -\dfrac{b}{a}. Dua rumus yang tampak berbeda ternyata berakar pada simetri parabola yang sama.

Hasil kali akar lewat dua titik

Hubungan kedua, x1⋅x2=cax_1 \cdot x_2 = \dfrac{c}{a}, memberi hasil kali kedua akar dari koefisien aa dan cc. Untuk persamaan monik (a=1a = 1), hasil kali akarnya sama persis dengan cc. Seret dua titik akar pada garis bilangan di bawah, lalu rasakan bagaimana jumlah dan hasil kalinya saling berinteraksi — kedua akar positif menghasilkan kali positif, tetapi dua akar negatif juga menghasilkan kali positif.

Tanda akarx1+x2x_1 + x_2x1⋅x2x_1 \cdot x_2Contoh koefisien
Dua positifpositifpositifb<0b < 0, c>0c > 0
Dua negatifnegatifpositifb>0b > 0, c>0c > 0
Berlawanan tandatergantungnegatifc/a<0c/a < 0

Dari akar balik ke persamaan

Rumus Vieta juga bekerja dua arah. Kalau kamu tahu jumlah dan hasil kali akar, kamu bisa menyusun persamaan kuadratnya tanpa mencari akar eksplisit. Misal diketahui x1+x2=5x_1 + x_2 = 5 dan x1⋅x2=6x_1 \cdot x_2 = 6. Maka −ba=5-\dfrac{b}{a} = 5 dan ca=6\dfrac{c}{a} = 6. Ambil a=1a = 1, diperoleh b=−5b = -5 dan c=6c = 6, jadi persamaannya x2−5x+6=0x^{2} - 5x + 6 = 0.

Soal TKA dan UTBK sangat sering memberi persamaan kuadrat lalu meminta kombinasi simetris akar seperti x12+x22x_1^{2} + x_2^{2}, 1x1+1x2\dfrac{1}{x_1} + \dfrac{1}{x_2}, atau (x1−x2)2(x_1 - x_2)^{2}. Semuanya bisa dijawab lewat x1+x2x_1 + x_2 dan x1⋅x2x_1 \cdot x_2 tanpa menghitung akar. Contoh: x12+x22=(x1+x2)2−2x1x2x_1^{2} + x_2^{2} = (x_1+x_2)^{2} - 2x_1 x_2. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan hubungan akar-koefisien sebagai cakupan resmi pada Fase E. Jebakan paling sering: lupa tanda negatif pada −ba-\dfrac{b}{a}.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Diketahui x1x_1 dan x2x_2 adalah akar-akar persamaan 2x2−8x+6=02x^{2} - 8x + 6 = 0. Hitunglah nilai x12+x22x_1^{2} + x_2^{2} tanpa mencari akarnya satu per satu.

a=2a = 2, b=−8b = -8, c=6c = 6. Maka x1+x2=−ba=−−82=4x_1 + x_2 = -\dfrac{b}{a} = -\dfrac{-8}{2} = 4, dan x1⋅x2=ca=62=3x_1 \cdot x_2 = \dfrac{c}{a} = \dfrac{6}{2} = 3.

Pakai identitas x12+x22=(x1+x2)2−2x1x2x_1^{2} + x_2^{2} = (x_1 + x_2)^{2} - 2 x_1 x_2. Substitusi nilai dari langkah 1.

x12+x22=(4)2−2(3)=16−6=10x_1^{2} + x_2^{2} = (4)^{2} - 2(3) = 16 - 6 = 10. Jadi nilai x12+x22=10x_1^{2} + x_2^{2} = 10 — diperoleh tanpa menyentuh akar eksplisitnya.

Sekarang berlatihlah dengan angka acak. Soal di bawah memberi koefisien bb dan cc berbeda tiap kali kamu menekan “Soal baru”, pada persamaan x2+bx+c=0x^{2} + bx + c = 0. Tugasmu menghitung jumlah akar x1+x2=−bax_1 + x_2 = -\dfrac{b}{a} (di sini a=1a = 1).

Jebakan: lupa tanda negatif pada rumus jumlah akar x1+x2=−bax_1 + x_2 = -\dfrac{b}{a}, sehingga jumlahnya kebalikan tanda. Yang benar: rumus selalu diawali tanda negatif; kalau b=−8b = -8 dan a=2a = 2, maka x1+x2=−−82=4x_1 + x_2 = -\tfrac{-8}{2} = 4.

Jebakan: tertukar antara rumus jumlah (−ba-\dfrac{b}{a}) dan rumus hasil kali (ca\dfrac{c}{a}). Yang benar: jumlah memakai bb (dengan tanda negatif), hasil kali memakai cc (tanpa tanda negatif). Bedakan dari koefisien yang dipakai, bukan dari hafalan urutan.

Jebakan: menganggap rumus Vieta bisa memberi nilai akar eksplisit. Yang benar: Vieta hanya memberi jumlah dan hasil kali akar; untuk nilai akar satu per satu tetap perlu rumus abc atau pemfaktoran. Tapi banyak soal (termasuk x12+x22x_1^{2}+x_2^{2}) justru tidak butuh akar eksplisit.

  • Rumus Vieta: x1+x2=−bax_1 + x_2 = -\dfrac{b}{a} dan x1⋅x2=cax_1 \cdot x_2 = \dfrac{c}{a}.
  • Diturunkan dari pemfaktoran ax2+bx+c=a(x−x1)(x−x2)ax^{2} + bx + c = a(x - x_1)(x - x_2).
  • Kombinasi simetris akar (mis. x12+x22x_1^{2}+x_2^{2}) dijawab lewat jumlah & hasil kali, tanpa akar eksplisit.
  • Dua arah: diketahui jumlah & hasil kali akar → persamaan kuadrat bisa disusun.
  • Tanda hasil kali menunjukkan jenis akar: negatif → berlawanan tanda, positif → searah tanda.