Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 10 · Fase E · 8 menit baca TKAUTBK

Mencari Akar dengan Pemfaktoran

Setelah ini kamu bisa menyelesaikan persamaan kuadrat dengan pemfaktoran dan menjelaskan hubungan antara akar dengan titik potong parabola di sumbu-x.

Sebuah bola dilempar dari tanah dan jatuh kembali ke tanah. Kapan bola menyentuh tanah? Tepat saat tingginya nol. Persamaan kuadrat mencari momen seperti itu: nilai xx yang membuat y=0y = 0. Itulah akar, dan ia selalu berada tepat di tempat parabola memotong sumbu-x. Coba lihat sendiri di bawah.

Geser dua slider akar x1x_1 dan x2x_2, lalu perhatikan di mana parabola menyentuh sumbu-x.

Sifat perkalian nol

Kunci menyelesaikan persamaan kuadrat adalah satu sifat sederhana dari perkalian. Kalau dua bilangan dikalikan dan hasilnya nol, maka pasti salah satunya nol. Tidak ada jalan lain — sebab bilangan bukan nol yang dikalikan akan selalu menghasilkan bilangan bukan nol.

Akar persamaan kuadrat adalah nilai xx yang membuat persamaan menjadi benar, yaitu nilai yang menghasilkan y=0y = 0. Secara geometris, akar = titik potong parabola dengan sumbu-x.

Inilah inti pemfaktoran: ubah persamaan ax2+bx+c=0ax^2 + bx + c = 0 menjadi bentuk perkalian (x−x1)(x−x2)=0(x - x_1)(x - x_2) = 0. Karena hasil kalinya nol, maka x−x1=0x - x_1 = 0 atau x−x2=0x - x_2 = 0, sehingga x=x1x = x_1 atau x=x2x = x_2. Dua nilai itulah akarnya.

(x−x1)(x−x2)=0  ⇒  x=x1  atau  x=x2(x - x_1)(x - x_2) = 0 \;\Rightarrow\; x = x_1 \;\text{atau}\; x = x_2

Arti tiap simbol: x1x_1 dan x2x_2 adalah akar, yaitu nilai yang membuat persamaan menjadi nol.

Memfaktorkan x2−5x+6x^2 - 5x + 6

Coba terapkan ke x2−5x+6=0x^2 - 5x + 6 = 0. Kita cari dua bilangan yang kalinya 6 dan jumlahnya −5-5. Pasangan itu adalah −2-2 dan −3-3: keduanya dikali menghasilkan 66, dan dijumlahkan menghasilkan −5-5. Maka pemfaktorannya menjadi (x−2)(x−3)=0(x - 2)(x - 3) = 0.

Dari sini langsung terbaca akarnya: x−2=0x - 2 = 0 memberi x=2x = 2, dan x−3=0x - 3 = 0 memberi x=3x = 3. Lihat grafik di bawah — parabola y=x2−5x+6y = x^2 - 5x + 6 memotong sumbu-x tepat di x=2x = 2 dan x=3x = 3. Akar aljabar dan titik potong grafik selalu berimpit.

Akar kembar dan kasus tak terfaktor

Tidak semua persamaan punya dua akar berbeda. Kadang kedua akarnya sama, disebut akar kembar. Itu terjadi ketika pemfaktoran menghasilkan kuadrat sempurna, misalnya x2−4x+4=(x−2)2=0x^2 - 4x + 4 = (x - 2)^2 = 0. Akarnya hanya satu nilai, x=2x = 2, dan parabola hanya menyentuh sumbu-x di satu titik tanpa memotongnya.

Ada pula persamaan yang tidak bisa difaktorkan dengan bilangan rasional, misalnya x2+x+1=0x^2 + x + 1 = 0. Tidak ada dua bilangan riil yang kalinya 1 sekaligus jumlahnya 1. Grafiknya pun tidak pernah menyentuh sumbu-x — parabola selalu berada di atasnya, jadi tidak ada akar riil.

Untuk kasus seperti ini, ada jalan keluar umum yang disebut rumus abc: x=−b±b2−4ac2ax = \frac{-b \pm \sqrt{b^2 - 4ac}}{2a}. Rumus itu bekerja pada persamaan kuadrat apa pun — akar berbeda, kembar, maupun imajiner — sehingga menjadi pelengkap pemfaktoran. Cara menentukan jenis akar tanpa menghitungnya akan dibahas tuntas di artikel diskriminan.

Latihan pemfaktoran

Sekarang giliranmu memfaktorkan sendiri. Soal di bawah mengganti angka tiap kali kamu menekan tombol “Soal baru”, jadi kamu bisa berlatih berkali-kali. Kamu diberi dua akar bulat x1x_1 dan x2x_2 — tugas kamu menulis jumlah kedua akar, yang juga sama dengan −b-b pada persamaan x2−bx+c=0x^2 - bx + c = 0 yang akarnya x1x_1 dan x2x_2. Ini jalan pintas yang memaksa kamu membaca akar dari bentuk faktor.

Pikirkan pemfaktoran sebagai “membongkar” persamaan menjadi dua persamaan kecil yang lebih mudah: (x−x1)(x−x2)=0(x - x_1)(x - x_2) = 0 menjadi x=x1x = x_1 atau x=x2x = x_2. Pekerjaan berat sudah selesai saat kamu menemukan dua bilangan yang kalinya dan jumlahnya cocok.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Selesaikan persamaan x2+3x−10=0x^2 + 3x - 10 = 0 dengan pemfaktoran.

Kita butuh dua bilangan yang kalinya −10-10 (konstanta) dan jumlahnya 33 (koefisien xx). Pasangan faktor 10: 1⋅101\cdot10, 2⋅52\cdot5. Karena kalinya harus negatif, satu positif satu negatif. Pasangan 55 dan −2-2 menghasilkan 5⋅(−2)=−105 \cdot (-2) = -10 dan 5+(−2)=35 + (-2) = 3. Cocok.

Dengan akar 55 dan −2-2, persamaan menjadi (x−5)(x+2)=0(x - 5)(x + 2) = 0. Perhatikan tanda: faktor untuk akar −2-2 ditulis (x−(−2))=(x+2)(x - (-2)) = (x + 2).

Pakai sifat perkalian nol: x−5=0x - 5 = 0 memberi x=5x = 5, dan x+2=0x + 2 = 0 memberi x=−2x = -2. Jadi himpunan akarnya {5,−2}\{5, -2\}.

Parabola y=x2+3x−10y = x^2 + 3x - 10 harus memotong sumbu-x tepat di x=−2x = -2 dan x=5x = 5. Coba pakai slider di alat pertama dengan x1=−2x_1 = -2 dan x2=5x_2 = 5 — kamu akan lihat parabola berimpit dengan yang ini.

Jebakan: menukar tanda saat menulis faktor — menulis (x+3)(x + 3) untuk akar x=3x = 3. Yang benar: akar positif 33 menghasilkan faktor (x−3)(x - 3), karena x−3=0x - 3 = 0 memberi x=3x = 3. Akar negatif −3-3 yang menghasilkan faktor (x+3)(x + 3).

Jebakan: menganggap parabola selalu memotong sumbu-x di dua titik. Yang benar: bisa dua titik berbeda, satu titik (akar kembar), atau tidak sama sekali (kasus tak terfaktor). Pemfaktoran gagal jika tidak ada pasangan bilangan riil yang cocok — di situ butuh rumus abc.

  • Akar persamaan kuadrat adalah nilai xx yang membuat y=0y = 0.
  • Pakai sifat perkalian nol: (x−x1)(x−x2)=0(x - x_1)(x - x_2) = 0 memberi x=x1x = x_1 atau x=x2x = x_2.
  • Pemfaktoran = cari dua bilangan yang kalinya cc dan jumlahnya bb.
  • Akar kembar = pemfaktoran kuadrat sempurna, parabola menyinggung sumbu-x.
  • Persamaan tak terfaktor tidak punya akar riil; gunakan rumus abc.