Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 10 · Fase E · 8 menit baca TKAUTBK

Apa Itu Fungsi: Mesin Input–Output

Setelah ini kamu bisa menjelaskan fungsi sebagai aturan pemasangan, membaca notasi f(x)f(x), serta membedakan domain, kodomain, dan range.

Mesin penjual otomatis itu contoh fungsi yang kamu pakai tiap hari. Kamu menekan satu kode, lalu mesin mengeluarkan satu minuman — bukan dua, bukan nol. Tiap kode input dipasangkan ke tepat satu output. Tapi apa yang terjadi kalau satu kode malah mengeluarkan dua minuman sekaligus? Coba lihat sendiri di bawah.

Coba geser slider xx dan perhatikan titik yang menjejak pada kurva: input masuk, output keluar.

Fungsi sebagai aturan pemasangan

Mesin penjual otomatis tadi bekerja dengan satu janji: setiap kode input menghasilkan tepat satu output. Itulah inti sebuah fungsi. Kamu memberi satu angka masukan, dan aturan memberi kamu satu angka keluaran — tidak boleh dua, tidak boleh nol, tidak boleh ragu-ragu.

Fungsi adalah aturan yang memasangkan setiap anggota domain ke tepat satu anggota kodomain.

Bukan sembarang pemasangan boleh disebut fungsi. Yang membedakan fungsi dari relasi biasa adalah syarat “tepat satu” ini. Kalau ada satu input saja yang punya dua output berbeda, mesinnya rusah — bukan fungsi namanya.

Bayangkan kamu menekan kode A1 lalu mesin memberi kamu teh dan kopi sekaligus. Mesin itu melanggar aturan fungsi. Tapi kalau kode A1 selalu memberi teh (walau ditekan berkali-kali), mesin itu sah sebagai fungsi.

Ganti aturan, ganti perilaku mesin

Aturan yang dipakai mesin menentukan bagaimana output dihasilkan dari input. Aturan f(x)=2x+1f(x) = 2x + 1 menggandakan input lalu menambah satu. Aturan g(x)=x2g(x) = x^2 melipat input ke pangkat dua. Mengganti aturan berarti mengganti seluruh perilaku mesin, walau inputnya sama.

Geser slider di bawah dan bandingkan tiga aturan berbeda pada input yang sama. Perhatikan bagaimana satu input menghasilkan tiga output berbeda — karena tiga aturan berbeda.

Fungsi itu seperti resep. Resep roti adalah aturan yang memasangkan tiap jumlah tepung (input) ke satu jumlah roti jadi (output). Ganti resepnya — ganti aturannya — dan roti yang sama jumlahnya akan menghasilkan rasa berbeda.

Domain, kodomain, dan range

Tiga istilah ini sering tertukar. Domain adalah kumpulan semua input yang boleh dimasukkan ke mesin. Kodomain adalah kumpulan semua output yang bisa dihasilkan mesin (semua calon tempat tujuan). Range adalah kumpulan output yang benar-benar keluar saat setiap anggota domain diproses.

range={ f(x)∣x∈domain }\text{range} = \{\, f(x) \mid x \in \text{domain}\,\}

Arti tiap simbol: f(x)f(x) = output fungsi, x∈domainx \in \text{domain} = setiap input yang berasal dari domain.

Range selalu bagian dari kodomain — kodomain adalah ruang tamu yang luas, range adalah tamu yang benar-benar datang. Mempersempit domain berarti mematikan beberapa input, sehingga range pun ikut menyusut.

Coba geser kedua ujung domain pada kurva y=x2y = x^2 di bawah. Saat domain menyempit, hanya sebagian parabola yang “hidup” — dan range (nilai-y yang tersisa) juga mengecil mengikuti.

Notasi f(x)f(x): cara membaca mesin

Notasi f(x)f(x) dibaca “ef dari eks”, bukan “ef kali eks”. Huruf ff adalah nama aturan, dan xx adalah slot input. Tanda kurung di sini bukan perkalian — itu penanda “masukkan ke dalam”. Jadi f(3)f(3) artinya: ambil aturan ff, lalu sirkulir angka 3 ke slot inputnya.

Bila aturannya f(x)=2x+1f(x) = 2x + 1, maka f(3)=2(3)+1=7f(3) = 2(3) + 1 = 7. Bisa juga kamu pakai nama lain selain ff, misalnya g(x)g(x) atau h(x)h(x) — namanya cuma label, intinya aturan pemasangan. Beberapa fungsi punya nama khusus: P(t)P(t) untuk populasi, v(t)v(t) untuk kecepatan, C(x)C(x) untuk biaya.

Lihat satu titik di sepanjang kurva y=x2−2y = x^2 - 2 di bawah, lalu baca notasi f(x)f(x) yang menyertainya — koordinat tegak titik itu persis nilainya.

Di TKA dan UTBK, fungsi hadir sebagai soal “jika f(x)=ax+bf(x) = ax + b dan f(2)=5f(2) = 5, cari aa dan bb”. Kuncinya: tahu bahwa f(2)=5f(2) = 5 berarti substitusi x=2x = 2 menghasilkan output 5, lalu selesaikan persamaannya. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan aljabar dan fungsi sebagai cakupan resmi elemen aljabar.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Diketahui fungsi f(x)=3x−4f(x) = 3x - 4. Tentukan f(5)f(5), lalu cari nilai xx sehingga f(x)=11f(x) = 11.

Aturannya f(x)=3x−4f(x) = 3x - 4. Ganti slot xx dengan 5: f(5)=3(5)−4=15−4=11f(5) = 3(5) - 4 = 15 - 4 = 11. Jadi f(5)=11f(5) = 11.

Soal kedua meminta f(x)=11f(x) = 11, artinya outputnya 11. Tulis 3x−4=113x - 4 = 11, lalu selesaikan persamaan linearnya.

Tambahkan 4 ke kedua ruas: 3x=153x = 15. Bagi dengan 3: x=5x = 5. Jadi input yang menghasilkan output 11 adalah x=5x = 5 — kebetulan sama dengan langkah pertama.

Latih substitusi cepat di bawah: setiap soal baru mengganti angkanya secara deterministik.

Jebakan: mengira notasi f(x)f(x) berarti ”ff dikali xx”. Yang benar: tanda kurung di f(x)f(x) adalah penanda substitusi, bukan perkalian. f(3)f(3) artinya “masukkan 3 ke aturan ff”, bukan “f kali 3”.

Jebakan: mengira range sama dengan kodomain. Yang benar: kodomain adalah calon tempat tujuan (boleh lebih luas), sedangkan range adalah output yang benar-benar dihasilkan — range selalu bagian dari kodomain.

Jebakan: menyebut pasangan satu-input-banyak-output sebagai fungsi. Yang benar: syarat fungsi adalah setiap input tepat satu output; satu input dengan dua output berbeda langsung membatalkan status fungsi.

  • Fungsi adalah aturan yang memasangkan tiap input ke tepat satu output.
  • Domain = input yang boleh, kodomain = calon output, range = output yang benar-benar keluar.
  • Notasi f(x)f(x) dibaca “ef dari eks”: ff = nama aturan, xx = slot input.
  • Range selalu bagian dari kodomain; mempersempit domain menyusutkan range.
  • Mengganti aturan mengubah seluruh perilaku mesin walau input sama.