Dekomposisi: Membongkar Fungsi Rumit
Setelah ini kamu bisa membongkar fungsi rumit menjadi rangkaian dua fungsi sederhana dan sehingga .
Bayangkan sebuah mesin hitung besar yang ternyata terdiri dari dua mesin kecil yang disusun berurutan: angka masuk dulu ke mesin pertama, lalu hasilnya masuk ke mesin kedua. Membongkar fungsi rumit menjadi dua mesin sederhana inilah yang disebut dekomposisi. Kelak saat kamu menurunkan fungsi dengan aturan rantai atau mengintegralkan bentuk kompleks, kemampuan membongkar ini jadi modal utama. Coba lihat sendiri dua kotak fungsi di bawah.
Membaca fungsi rumit sebagai komposisi
Dekomposisi adalah kebalikan dari menyusun rumus komposisi. Kamu diberi sebuah fungsi rumit , dan tugasnya mencari dua fungsi sederhana dan sehingga . Triknya: cari operasi terakhir yang dikerjakan โ itulah fungsi luar โ sisanya yang dikerjakan sebelumnya adalah fungsi dalam .
Dekomposisi fungsi berarti menulis sebagai komposisi , dengan = fungsi dalam (dikerjakan lebih dulu) dan = fungsi luar (dikerjakan terakhir pada hasil ).
Contoh: . Operasi terakhir yang dikerjakan adalah menguadratkan, jadi . Sisanya yang dikuadratkan adalah , jadi . Maka โ cocok.
Bukti: h(x) menumpuk g(f(x))
Bagaimana memastikan bongkahanmu benar? Hitung ulang dengan substitusi: ganti pada dengan . Bila hasilnya persis , bongkahan benar. Cara paling meyakinkan adalah membandingkan kurva: kurva dan kurva harus menumpuk sempurna.
Arti tiap simbol: = fungsi asli ; = fungsi dalam (dikerjakan dulu); = fungsi luar (menguadratkan hasil ). Substitusi .
Pada plot di bawah, kurva dan kurva saling menumpuk โ bukti visual bahwa bongkahan , benar.
Bongkahan tak unik: dua cara berbeda, kurva sama
Yang menarik, dekomposisi sering tidak unik. Untuk , bongkahan alaminya , . Tapi kita bisa membongkar dengan memecah lebih dalam: misalnya (bagian dari ) โ tidak, itu tidak menghasilkan rumus tepat. Yang lebih jujur: bila , kamu bisa membongkar dengan dan โ sebuah bongkahan yang berbeda tetapi menghasilkan kurva yang sama persis.
Pada plot di bawah, kurva bongkahan kedua dan kurva asli menumpuk โ dua bongkahan berbeda menghasilkan fungsi yang sama.
Menguji bongkahan yang salah
Bila kamu keliru menentukan fungsi luar, kurva hasil tidak akan menumpuk . Misalnya untuk , bila kamu keliru mengambil (bukan ), maka โ bukan kurva . Pada plot di bawah, kurva bongkahan salah jauh berbeda dari kurva , memberi sinyal bahwa bongkahan itu keliru.
Pikirkan dekomposisi seperti membongkar mainan bersusun: ada lapisan luar (cangkang) yang kalau dibuka menampakkan bagian dalam. Operasi terakhir yang kamu lakukan pada adalah cangkang luarnya โ itulah . Lapisan yang dibalut cangkang itu adalah . Kadang ada beberapa cara membuka mainan yang sama; itulah mengapa dekomposisi tak unik.
Soal UTBK Pengetahuan Kuantitatif kerap menyodorkan bentuk seperti atau dan memintamu mengenali fungsi dalam dan luar untuk menyiapkan operasi lanjut (substitusi, aturan rantai). Strategi: tanyakan โoperasi terakhir apa yang dikerjakan?โ โ itulah ; sisanya adalah .
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Bongkarlah menjadi komposisi .
Operasi terakhir pada adalah mengakarkan (tanda akar menyangkut seluruh ). Jadi fungsi luar .
Yang berada di dalam akar adalah , jadi fungsi dalam .
. Cocok. Jawaban: , .
Latih kecepatan membongkar fungsi kuadrat berpangkat dengan koefisien acak di bawah.
Jebakan: mengambil fungsi luar dari operasi yang dikerjakan pertama, padahal seharusnya operasi terakhir. Yang benar: fungsi luar adalah operasi yang dikerjakan paling akhir pada โ misal pada , luar adalah menguadratkan (), dalam adalah .
Jebakan: mengira dekomposisi hanya punya satu jawaban benar. Yang benar: dekomposisi sering tak unik โ beberapa pasangan dan yang berbeda bisa menghasilkan yang sama, asalkan terpenuhi.
- Dekomposisi: tulis , dengan = operasi terakhir, = sisanya.
- Uji kebenaran: substitusi harus persis sama dengan .
- Dekomposisi sering tak unik โ beberapa bongkahan bisa menghasilkan kurva yang sama.
- Fungsi dalam dikerjakan duluan; fungsi luar dikerjakan terakhir.