Deret Aritmetika: Jumlah n Suku
Setelah ini kamu bisa menjumlahkan suku deret aritmetika dengan rumus dan menjelaskan trik pasangan Gauss.
Gurumu menyuruh menjumlahkan . Kalau dijumlah satu per satu, itu ratusan langkah. Tetapi ada trik: pasangkan , , , dan seterusnya โ tiap pasangan berjumlah , dan ada pasangan. Hasilnya dalam sekejap. Itulah inti deret aritmetika. Coba lihat sendiri di bawah.
Dari barisan ke deret
Kalau kamu menjumlahkan suku-suku barisan aritmetika, hasilnya disebut deret. Jumlah suku pertama dilambangkan . Karena tiap suku teratur, kamu tidak perlu menjumlah satu per satu โ ada rumus praktis yang berakar pada trik pasangan Gauss.
Deret aritmetika adalah penjumlahan suku-suku barisan aritmetika. Jumlah suku pertama .
Bayangkan deretan batu bata yang tersusun tangga: paling bawah 1 batu, di atasnya 2, lalu 3, dan seterusnya. Kalau tumpukannya tinggi, kamu pasti tidak mau menghitung satu per satu. Trik Gauss seperti memotong tumpukan jadi dua dan menyandarkannya โ pasangan atas-bawah selalu sama tingginya.
Rumus
Trik Gauss berlaku untuk semua deret aritmetika: suku pertama ditambah suku terakhir selalu sama dengan suku kedua ditambah suku kedua-terakhir, dan seterusnya. Maka jumlah total = banyak pasangan nilai tiap pasangan.
Arti tiap simbol: = jumlah suku pertama, = banyak suku, = suku pertama, = suku ke-, = beda.
Bentuk pertama paling cepat kalau kamu sudah tahu suku awal dan suku akhir. Bentuk kedua berguna kalau hanya dan yang diketahui. Geser dan lewat preset di bawah, lalu amati bahwa selalu bisa dihitung tanpa menjumlah satu per satu.
Trik Gauss: pasangan senilai
Konon, murid kecil Carl Friedrich Gauss menjumlahkan dengan memasangkan: , , , dan seterusnya. Tiap pasangan berjumlah , dan ada pasangan. Hasilnya . Pada deret di bawah, batang menunjukkan yang tumbuh โ perhatikan kenaikannya yang melandai pelan karena beda tetap.
Di TKA dan UTBK, soal deret aritmetika sering berbentuk pola kontekstual โ kursi bioskop, bola yang ditumpuk, gaji yang naik tetap โ dan meminta jumlah total. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan barisan dan deret pada elemen bilangan. Jebakan paling sering: keliru antara mencari suku ke- (rumus ) dengan menjumlahkan suku (rumus ), atau salah hitung banyak pasangan saat ganjil.
Deret dengan beda berbeda
Besar beda mengubah seberapa cepat membesar. Beda besar membuat deret melengkung curam; beda kecil membuat hampir lurus; beda negatif membuat suku makin mengecil, sehingga naik lalu melandai bahkan bisa turun kalau suku menjadi negatif.
Latihan: jumlah suku berparameter
Sekarang uji sendiri. Tiap kali kamu menekan tombol soal baru, angkanya berganti secara acak tapi bisa direproduksi. Kerjakan di kertas, lalu ketik jawabanmu.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Seorang pekerja digaji Rp2.000.000 pada bulan pertama, lalu gajinya naik Rp50.000 tiap bulan. Berapa total gaji yang diterima selama 12 bulan pertama? (Pakai satuan ribu rupiah, jadi Rp2.000.000 ditulis 2.000.)
Gaji bulan pertama (ribu rupiah). Kenaikan tetap tiap bulan . Lama bulan.
.
ribu rupiah, jadi Rp27.300.000. Kalau dijumlah satu per satu pasti merepotkan โ rumus dan trik Gauss menghemat ratusan langkah.
Jebakan: mencampur rumus suku dengan rumus jumlah . Yang benar: untuk satu suku, untuk penjumlahan banyak suku โ perhatikan kata โsukuโ vs โjumlahโ di soal.
Jebakan: lupa membagi dua pada rumus . Yang benar: pasangan dibagi dua karena tiap pasangan terhitung dua kali saat dijumlah dari dua ujung.
Jebakan: mengira trik Gauss gagal saat ganjil. Yang benar: rumus tetap berlaku โ suku tengah tidak berpasangan, tetapi sudah otomatis menanganinya lewat pembagian pecahan.
- Deret aritmetika = penjumlahan suku-suku barisan aritmetika; jumlah suku = .
- Rumus: .
- Trik Gauss memasangkan suku awal-akhir yang senilai untuk menjumlah cepat.
- tumbuh kuadratik (), bukan eksponensial seperti deret geometri.
- Bedakan โmencari suku ke-โ (rumus ) dari โmenjumlah sukuโ (rumus ).