Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Teori Tumbukan & Orientasi Efektif

Setelah ini kamu bisa menjelaskan reaksi kimia sebagai tumbukan efektif antara partikel yang memiliki energi dan orientasi yang tepat.

Dua molekul yang bertubrukan belum tentu bereaksi. Banyak tumbukan gagal: energinya kurang, atau arahnya salah sehingga ikatan tidak bisa terbentuk. Bayangkan dua anak kunci yang harus saling masuk โ€” kalau energinya kurang, mereka mental; kalau arahnya terbalik, tidak masuk walau ditekan keras. Inilah inti teori tumbukan: reaksi terjadi hanya bila energi dan orientasi sama-sama tepat. Coba pilah syaratnya di bawah.

Baca tiap pernyataan, lalu pilah yang merupakan syarat tumbukan efektif dan yang bukan, kemudian tekan Periksa.

Inti teori tumbukan

Teori tumbukan menyatakan bahwa reaksi kimia terjadi karena partikel pereaksi saling bertubrukan. Namun, tidak semua tumbukan menghasilkan reaksi. Untuk menjadi tumbukan efektif, dua syarat harus terpenuhi: (1) energi tumbukan sama atau melampaui energi aktivasi (Ea), dan (2) orientasi molekul saat tumbukan tepat sehingga ikatan dapat terbentuk dan diputus. Tumbukan yang gagal kedua syarat hanya memantul tanpa membentuk zat baru.

Teori tumbukan menyatakan reaksi terjadi karena partikel bertubrukan. Tumbukan efektif adalah tumbukan yang menghasilkan reaksi, yaitu yang memiliki energi โ‰ฅ Ea dan orientasi molekul yang tepat.

Pasangkan faktor laju dengan efek tumbukannya.

Mengapa orientasi penting

Bahkan tumbukan berenergi tinggi bisa gagal bila arahnya salah. Bayangkan molekul A-B yang harus bereaksi dengan C membentuk A-C dan B. Bila C menabrak di dekat A, ikatan baru A-C bisa terbentuk sementara B lepas. Tetapi bila C menabrak di dekat B, ikatan baru tidak terbentuk dan tumbukan gagal walau energinya cukup. Orientasi yang tepat memberi kemungkinan ikatan lama terputus dan ikatan baru terbentuk.

Susun syarat terjadinya tumbukan efektif.

Orientasi molekul

Lihat orientasi molekul sebagai bangun.

Bayangkan tumbukan seperti bertemu teman untuk bertukar kado. Energi adalah kekuatan pelukan โ€” harus cukup kuat agar kado bisa berpindah. Orientasi adalah arah hadap โ€” kalau kamu memunggung teman, kado tidak bisa diserahkan walau pelukannya keras. Reaksi butuh keduanya: energi yang cukup dan arah yang benar.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Jelaskan mengapa tidak semua tumbukan antar partikel pereaksi menghasilkan reaksi.

Hanya tumbukan yang energinya melampaui Ea yang cukup untuk memutus ikatan lama dan membentuk ikatan baru. Tumbukan berenergi rendah hanya memantul.

Bahkan tumbukan berenergi cukup bisa gagal bila orientasi molekul salah โ€” atom yang harus bereaksi tidak berhadapan, sehingga ikatan baru tidak bisa terbentuk.

Jebakan: menganggap semua tumbukan pasti menghasilkan reaksi. Yang benar: kebanyakan tumbukan gagal โ€” baik karena energi kurang atau orientasi salah. Hanya sebagian kecil tumbukan yang memenuhi kedua syarat dan menjadi tumbukan efektif.

Jebakan: melupakan peran orientasi. Yang benar: orientasi sama pentingnya dengan energi. Banyak reaksi berenergi cukup gagal hanya karena arah molekul saat tumbukan tidak memungkinkan ikatan terbentuk. Itulah mengapa orientasi menjadi syarat kedua tumbukan efektif.

  • Reaksi terjadi karena partikel bertubrukan (teori tumbukan).
  • Tumbukan efektif butuh: energi โ‰ฅ Ea dan orientasi tepat.
  • Konsentrasi memperbanyak tumbukan; suhu menaikkan energi tumbukan.
  • Luas permukaan memperbanyak bidang sentuh; katalis menurunkan Ea.
  • Banyak tumbukan gagal karena energi kurang atau orientasi salah.