Langsung ke isi
Lyra
Kimia · Kelas 10 · Fase E · 8 menit baca

Sifat Ekstensif vs Intensif

Setelah ini kamu bisa membedakan sifat ekstensif (bergantung jumlah) dari sifat intensif (karakteristik zat) dengan menggandakan sampel dan mengamati perubahannya.

Dua bongkahan emas, satu sebesar kelereng dan satu sebesar bola biliar. Mana yang lebih berat? Tentu yang besar. Tetapi mana yang titik lelehnya lebih tinggi? Tidak ada jawaban — keduanya sama, karena titik leleh tidak bergantung ukuran. Itulah inti perbedaan sifat ekstensif dan intensif.

Untuk tiap sifat, tandai apakah ia berubah saat jumlah sampel digandakan.

Dua kelompok sifat materi

Sifat ekstensif adalah sifat yang bergantung pada jumlah materi (massa, volume, panjang). Sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung jumlah — ia merupakan karakteristik zat itu sendiri (massa jenis, titik leleh, warna, kekerasan).

Cara paling pasti membedakan keduanya adalah uji ‘gandakan sampel’. Ambil sebuah zat, ukur suatu sifat, lalu gandakan jumlahnya. Jika nilai sifat itu ikut berlipat, ia ekstensif. Jika nilainya tetap, ia intensif. Uji ini sederhana tetapi kuat — dipakai ahli kimia untuk membedakan sifat.

Pentingnya membedakan keduanya: sifat intensif dipakai untuk mengidentifikasi zat. Kamu tidak bisa mengidentifikasi zat hanya dari massanya (air 1 kg dan besi 1 kg sama massanya), tetapi kamu bisa dari massa jenisnya (air 1 g/mL, besi 7,8 g/mL). Karena itu sifat intensif sering disebut sifat karakteristik.

Pemahaman ini berguna di banyak situasi nyata. Tukang emas membedakan emas asli dari kuningan dengan massa jenis. Penyelidik forensik mengidentifikasi serat kain dari titik lelehnya. Insinyur memilih logam berdasarkan kekerasannya. Dalam semua kasus, yang dipakai adalah sifat intensif karena nilainya tetap berapapun jumlah sampel yang diuji.

Daftar sifat ekstensif dan intensif

Ekstensif (bergantung jumlah)Intensif (karakteristik)
MassaMassa jenis
VolumeTitik leleh
PanjangTitik didih
LuasWarna
EnergiKekerasan

Sortir sifat berikut ke kelompok yang tepat.

Mengapa massa jenis intensif?

Massa jenis sering membingungkan karena dihitung dari dua sifat ekstensif (massa dibagi volume). Tapi hasil baginya justru intensif. Mengapa? Karena saat kamu menggandakan sampel, massanya berlipat dua dan volumenya juga berlipat dua — rasionya tetap sama.

ρ=mV\rho = \dfrac{m}{V}

Arti tiap simbol: ρ\rho = massa jenis (g/mL atau kg/m³), mm = massa (g atau kg), VV = volume (mL atau m³).

Bayangkan dua potong kecil besi dan satu potong besar yang massanya sama dengan gabungan keduanya. Massa dan volume potongan besar dua kali lipat, tetapi massa jenisnya tetap 7,8 g/mL — sama dengan potongan kecil. Itulah esensi sifat intensif.

Buktikan sendiri dengan dua potong besi berbeda ukuran.

Menghitung massa jenis untuk identifikasi

Karena massa jenis intensif dan khas untuk tiap zat, ia dipakai untuk identifikasi. Emas 19,3 g/mL, perak 10,5 g/mL, tembaga 8,9 g/mL. Dengan mengukur massa dan volume lalu membaginya, kamu dapat memperkirakan identitas zat.

Latih perhitungan massa jenis pada zat berbeda.

Soal yang menanyakan klasifikasi sifat ekstensif vs intensif dan perhitungan massa jenis sering muncul di asesmen IPA. Kerangka acuan: kerangka asesmen Pusmendik (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025). Kunci: uji gandakan sampel — sifat yang berubah = ekstensif; tetap = intensif.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah logam tidak dikenal bermassa 58,5 g menempati volume 6,5 mL. Tentukan massa jenisnya dan identifikasi apakah mungkin tembaga (8,9 g/mL) atau emas (19,3 g/mL).

ρ=mV\rho = \dfrac{m}{V} dengan m=58,5m = 58{,}5 g dan V=6,5V = 6{,}5 mL.

ρ=58,56,5=9,0\rho = \dfrac{58{,}5}{6{,}5} = 9{,}0 g/mL.

9,0 g/mL jauh di bawah emas (19,3 g/mL) dan agak dekat dengan tembaga (8,9 g/mL). Jadi logam kemungkinan besar tembaga, bukan emas. Massa jenis (sifat intensif) menjadi alat identifikasi zat.

Jebakan: menganggap massa jenis berubah saat volume berubah karena rumusnya memuat V. Yang benar: massa dan volume keduanya ekstensif, jadi rasionya (massa jenis) tetap untuk zat yang sama — bersifat intensif.

Jebakan: mengidentifikasi zat hanya dari massa. Yang benar: massa ekstensif, sama untuk zat berbeda dengan ukuran berbeda (air 1 kg dan besi 1 kg). Pakai sifat intensif seperti massa jenis untuk identifikasi.

  • Sifat ekstensif bergantung jumlah (massa, volume); sifat intensif tidak (massa jenis, titik leleh, warna).
  • Uji gandakan sampel: berubah = ekstensif; tetap = intensif.
  • Massa jenis ρ=m/V\rho = m/V intensif karena massa dan volume berlipat bersama.
  • Sifat intensif dipakai untuk mengidentifikasi zat karena khas dan tidak bergantung jumlah.