Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 8 menit baca

Tiga Wujud Materi & Perubahan Wujud

Setelah ini kamu bisa membedakan wujud padat, cair, dan gas serta menjelaskan perubahan wujud pada tingkat partikel lewat energi kinetik dan gaya tarik.

Es batu mencair di gelas, air mendidih menguap menjadi uap, kapur barus menyusut tanpa menjadi cair. Tiga peristiwa ini sama-sama perubahan wujud, tetapi jalannya berbeda. Apa yang terjadi pada partikelnya? Geser slider suhu di bawah dan amati sendiri.

Geser slider suhu, lalu perhatikan bagaimana partikel bergerak makin cepat dan batas wujud berubah.

Tiga wujud materi dan susunan partikelnya

Wujud materi adalah keadaan fisik materi โ€” padat, cair, atau gas โ€” yang ditentukan oleh susunan, gerak, dan gaya tarik antarpartikel penyusunnya.

Pada padat, partikel sangat berdekatan, tersusun teratur, dan hanya bergetar di tempat โ€” gaya tariknya sangat kuat. Pada cair, partikel masih berdekatan tetapi bisa mengalir karena gaya tariknya lebih lemah dan partikel dapat bergeser. Pada gas, partikel berjauhan, bergerak bebas, dan gaya tariknya nyaris diabaikan โ€” itulah sebabnya gas mengisi seluruh ruang yang tersedia.

Kunci perbedaan ketiganya bukan pada partikelnya (partikel zat yang sama tetap), melainkan pada dua hal: energi kinetik (seberapa cepat partikel bergerak) dan gaya tarik antarpartikel (seberapa kuat mereka saling menahan). Saat suhu naik, energi kinetik meningkat dan akhirnya mengalahkan gaya tarik.

Energi kinetik vs gaya tarik

Perpindahan wujud terjadi saat keseimbangan antara energi kinetik dan gaya tarik bergeser. Amati animasi di bawah: pada suhu rendah partikel berhimpit dan hanya bergetar; saat suhu naik, getaran menjadi gerak mengalir; pada suhu tinggi, partikel berhamburan bebas.

Bayangkan anak-anak di kelas. Saat dingin, mereka duduk rapat di kursi (padat). Saat agak hangat, mereka berdiri dan berjalan ke sana-kemari tetapi tetap di dalam kelas (cair). Saat sangat panas, mereka lari keluar ke halaman berhamburan (gas). Anak-anaknya tetap sama โ€” yang berubah hanya energinya.

Enam perubahan wujud

Ada enam perubahan wujud yang saling berpasangan. Setiap perubahan butuh atau melepaskan energi.

Dari โ†’ KeNamaEnergi
Padat โ†’ cairMencair (leleh)Menyerap
Cair โ†’ padatMembekuMelepas
Cair โ†’ gasMenguap (mendidih)Menyerap
Gas โ†’ cairMengembunMelepas
Padat โ†’ gasMenyublimMenyerap
Gas โ†’ padatMengkristalMelepas

Latih penamaan tiap perubahan wujud pada situasi berikut.

Titik leleh, titik didih, dan diagram fase

Setiap zat punya suhu khas ketika berubah wujud: titik leleh (padat-cair) dan titik didih (cair-gas). Air meleleh pada 0 ยฐC dan mendidih pada 100 ยฐC pada tekanan 1 atm. Nilai-nilai ini bergeser bila tekanan berubah โ€” itulah yang dijabarkan diagram fase.

Lihat kurva di bawah: garis memisahkan daerah padat, cair, dan gas. Titik pertemuan ketiga garis disebut titik tripel, tempat ketiga wujud berdampingan.

Soal yang menanyakan jenis perubahan wujud dan arah perpindahan energi sering muncul di asesmen IPA. Kerangka acuan: kerangka asesmen Pusmendik (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025). Kunci: hafalkan pasangan perubahan dan apakah ia menyerap atau melepas kalor.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Es batu bersuhu โˆ’10 ยฐC dipanaskan perlahan sampai menjadi uap air 110 ยฐC. Jelaskan perubahan wujud yang dialami dan posisi energinya.

Es bersuhu โˆ’10 ยฐC menerima kalor; suhunya naik tapi wujud tetap padat. Partikel bergetar makin kuat namun susunan masih teratur.

Pada 0 ยฐC, kalor yang masuk digunakan mengalahkan gaya tarik, bukan menaikkan suhu. Es berubah menjadi air (mencair, menyerap kalor).

Air dari 0 ยฐC memanas hingga 100 ยฐC; pada 100 ยฐC air mendidih menjadi uap (menguap, menyerap kalor besar). Uap lalu memanas menjadi 110 ยฐC. Tiga perubahan wujud sekaligus berlangsung bertahap.

Jebakan: menyamakan menguap dengan menyublim. Yang benar: menguap berlangsung dari cair ke gas, sedangkan menyublim dari padat langsung ke gas tanpa melewati cair.

Jebakan: mengira suhu terus naik saat mencair atau mendidih. Yang benar: selama perubahan wujud berlangsung, suhu tetap konstan karena kalor digunakan untuk mengubah wujud (kalor laten), bukan menaikkan suhu.

  • Tiga wujud: padat (partikel berdekatan, bergetar), cair (mengalir, bergeser), gas (bebas, berjauhan).
  • Perubahan wujud ditentukan keseimbangan energi kinetik dan gaya tarik antarpartikel.
  • Enam pasangan: mencair-membeku, menguap-mengembun, menyublim-mengkristal.
  • Mencair, menguap, menyublim menyerap kalor; pasangannya melepas kalor; suhu tetap selama perubahan.