Simbol Peta: Titik, Garis, Area
Setelah ini kamu bisa membedakan simbol titik, garis, dan area pada peta tematik serta membaca data yang disajikannya.
Pada peta, kota digambarkan titik, sungai digambar garis, dan kepadatan penduduk digambar warna area. Tidak ada gunung atau sungai nyata di kertas โ semuanya disimbolkan. Pemilihan jenis simbol bergantung pada jenis data: titik untuk lokasi diskret, garis untuk hubungan linear, area untuk distribusi spasial. Membaca simbol adalah kunci memahami peta. Bagaimana membedakannya? Coba pilah di bawah.
Tiga jenis simbol peta
Simbol peta dibedakan tiga jenis. Simbol titik untuk objek diskret dengan lokasi spesifik โ kota, bandara, sumur. Simbol garis untuk objek linear yang memanjang โ sungai, jalan, perbatasan. Simbol area untuk distribusi yang menutupi wilayah โ kepadatan penduduk, penggunaan lahan. Pemilihan jenis simbol bergantung pada sifat data yang disajikan.
Simbol titik melambangkan objek diskret di satu lokasi. Simbol garis melambangkan objek linear memanjang. Simbol area melambangkan distribusi yang menutupi wilayah (choropleth = warna area berdasar data; proportional = ukuran simbol berdasar data).
Pasangkan jenis simbol dengan contohnya.
Peta tematik: choropleth dan proportional
Pada peta tematik, simbol area dipakai untuk menyajikan data statistik. Choropleth memberi warna pada tiap wilayah sesuai nilai data โ mis. provinsi berwarna gelap untuk kepadatan tinggi, terang untuk rendah. Proportional mengubah ukuran simbol sesuai nilai โ mis. lingkaran besar untuk kota padat, kecil untuk kota sepi. Keduanya membantu membaca pola spasial data dengan cepat.
Sorot ciri peta tematik.
Langkah membaca simbol
Susun langkah membaca simbol peta.
Peta choropleth kepadatan
Lihat peta choropleth sebagai bangun.
Bayangkan peta seperti lukisan dengan kode. Tiap jenis objek punya cara menggambar sendiri: titik untuk benda tunggal, garis untuk yang memanjang, area untuk yang menutupi wilayah. Warna dan ukuran adalah โvolumeโ kode โ choropleth membuat wilayah kaya berwarna gelap, proportional membuat simbol berukuran besar. Membaca kode ini membongkar pola di balik peta.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Pada peta kepadatan penduduk Indonesia, Jawa berwarna gelap dan Papua berwarna terang. Jelaskan apa artinya.
Peta kepadatan memakai simbol area (choropleth) dengan warna menyatakan tingkat kepadatan.
Warna gelap = kepadatan tinggi, terang = kepadatan rendah. Maka Jawa berpenduduk padat, Papua berpenduduk jarang. Pola ini konsisten dengan distribusi penduduk Indonesia.
Jebakan: salah memilih jenis simbol. Yang benar: titik untuk objek diskret (kota, bandara), garis untuk linear (sungai, jalan), area untuk distribusi (kepadatan, penggunaan lahan). Pilih berdasarkan sifat data, bukan selera.
Jebakan: menyamakan choropleth dengan proportional. Yang benar: choropleth memberi warna area, proportional mengubah ukuran simbol. Keduanya dipakai pada peta tematik tetapi untuk jenis visualisasi berbeda.
- Simbol titik: objek diskret (kota, bandara).
- Simbol garis: objek linear (sungai, jalan, perbatasan).
- Simbol area: distribusi wilayah (kepadatan, penggunaan lahan).
- Choropleth: warna area sesuai data.
- Proportional: ukuran simbol sesuai data.