Lempeng Tektonik dan Konsekuensinya
Setelah ini kamu bisa menjelaskan teori lempeng tektonik dan membedakan tiga jenis batas lempeng (konvergen, divergen, transform) beserta konsekuensinya.
Pegunungan Himalaya terangkat, gunung berapi meletus di Sumatera, gempa mengguncang Palu. Ketiganya terjadi karena kerak bumi tidak diam; ia pecah menjadi lempeng-lempeng raksasa yang saling bergerak. Bagaimana gerakan itu melahirkan bencana sekaligus pemandangan? Coba lihat sendiri di bawah.
Apa itu lempeng tektonik
Kerak bumi tidak utuh; ia pecah menjadi kepingan-kepingan besar yang disebut lempeng tektonik. Lempeng-lempeng ini terapung di atas astenosfer dan terus bergerak beberapa sentimeter per tahun. Gerakan mereka saling menjauh, bertabrakan, atau bergeser. Inilah teori lempeng tektonik yang menjelaskan hampir semua fenomena geologi besar di permukaan bumi.
Lempeng tektonik adalah kepingan besar kerak bumi yang terapung di atas astenosfer dan bergerak, sehingga saling bertemu, menjauh, atau bergeser.
Tiga jenis batas lempeng
Sosiologi geologi membedakan tiga jenis batas lempeng. Batas konvergen terjadi saat dua lempeng bertabrakan; salah satu bisa menyelam (subduksi), membentuk palung dan pegunungan. Batas divergen terjadi saat dua lempeng menjauh; magma naik mengisi celah, membentuk rabung tengah samudra. Batas transform terjadi saat dua lempeng bergeser horizontal; gesekan ini memicu gempa dangkal. Kamu perlu peka membedakan konvergen dari divergen.
Bayangkan kerak bumi seperti kerak pie panas yang pecah. Beberapa pecahan saling dorong dan menumpuk (konvergen), beberapa saling menjauh membuka celah (divergen), dan beberapa saling gesek menyamping (transform). Tiap gerakan menghasilkan pemandangan atau bencana khas.
Konsekuensi pertemuan lempeng
Pertemuan lempeng menghasilkan konsekuensi berlapis. Pada batas konvergen, subduksi lempeng samudra memicu gempa dalam, melelehnya batuan membentuk magma, dan letusan gunung api di permukaan. Pada batas divergen, magma naik membentuk kerak baru. Pada batas transform, gesekan menimbulkan gempa dangkal yang sering merusak. Kamu perlu mengurutkan konsekuensi ini dengan benar.
Mengenali ciri subduksi
Subduksi adalah proses lempeng samudra yang padat menyelam ke bawah lempeng benua. Ia ditandai palung laut dalam, gempa yang semakin dangkal ke arah darat, dan rangkaian gunung api sejajar palung. Indonesia berada di zona subduksi sehingga banyak gempa dan gunung api. Kamu perlu menyorot ciri mana yang khas subduksi.
Soal TKA Geografi (kerangka Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) kerap menyodorkan fenomena dan bertanya jenis batas lempengnya. Jebakan paling sering: menyamakan pegunungan hasil tabrakan dengan lembah hasil renggang. Yang benar: tabrakan (konvergen) mengangkat pegunungan; renggang (divergen) membentuk lembah.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Indonesia dilalui pertemuan tiga lempeng besar: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Jelaskan mengapa Indonesia rawan gempa dan memiliki banyak gunung api.
Pertemuan lempeng Indo-Australia yang menyelam ke bawah Eurasia adalah batas konvergen dengan subduksi. Pertemuan dengan Pasifik juga bersifat konvergen.
Subduksi memicu pelelehan batuan menjadi magma yang naik sebagai gunung api, sekaligus menimbulkan gempa akibat gesekan lempeng. Itu sebabnya Indonesia punya Ring of Fire.
Karena berada di pertemuan konvergen tiga lempeng, Indonesia rawan gempa vulkanik dan tektonik serta memiliki ratusan gunung api aktif. Kondisi tektonik inilah yang membentuk watak geologis kepulauan kita.
Jebakan: menyamakan pegunungan hasil tabrakan dengan lembah hasil renggang. Yang benar: tabrakan (konvergen) mengangkat pegunungan; renggang (divergen) membentuk lembah atau celah samudra.
Jebakan: mengira subduksi terjadi saat lempeng menjauh. Yang benar: subduksi adalah konsekuensi batas konvergen, yakni saat satu lempeng menyelam ke bawah lempeng lain.
- Kerak bumi pecah menjadi lempeng tektonik yang bergerak.
- Tiga jenis batas: konvergen, divergen, transform.
- Konvergen bertabrakan; divergen menjauh; transform bergeser.
- Subduksi memicu gempa dalam dan rangkaian gunung api.
- Indonesia di pertemuan konvergen tiga lempeng, rawan bencana.