Ekosistem, Rantai & Jaring Makanan
Setelah ini kamu bisa menjelaskan ekosistem, menyusun rantai dan jaring makanan, serta mengenal aliran energi antar tingkat trofik.
Di sawah, belalang memakan padi, katak memakan belalang, dan ular memakan katak. Susunan ini bukan kebetulan; ia adalah rantai makanan yang mengalirkan energi matahari dari tumbuhan ke predator puncak. Bila satu mata rantai hilang, keseimbangan bisa goyah. Bagaimana ekosistem menjaga keseimbangan ini? Coba lihat sendiri di bawah.
Apa itu ekosistem
Ekosistem adalah kesatuan antara makhluk hidup dan lingkungannya yang saling berinteraksi membentuk sistem. Di dalamnya ada komponen biotik (tumbuhan, hewan, mikroba) dan abiotik (cahaya, air, tanah, suhu). Interaksi keduanya menghasilkan aliran energi dan daur materi yang menjaga keseimbangan. Memahami ekosistem membantumu melihat mengapa hilangnya satu spesies dapat memengaruhi banyak hal lain.
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dan lingkungannya yang tak hidup (abiotik) yang membentuk satu kesatuan utuh dan saling memengaruhi.
Rantai dan jaring makanan
Rantai makanan adalah urutan perpindahan energi dari satu organisme ke organisme lain lewat proses makan-dimakan. Produsen (tumbuhan hijau) memulai rantai dengan fotosintesis, lalu konsumen primer, sekunder, dan tersier menyusul. Jaring makanan adalah kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan di suatu ekosistem, karena satu organisme biasanya memakan lebih dari satu jenis mangsa. Semakin beragam jaring makanan, semakin stabil ekosistem.
Bayangkan ekosistem seperti jaring laba-laba. Tiap benang adalah hubungan makan-dimakan. Putus satu benang, jaring masih tegak; putus banyak, jaring runtuh. Begitulah keanekaragaman menjaga ekosistem tetap kokoh.
Menyusun rantai makanan
Untuk memahami aliran energi, kamu bisa menyusun rantai makanan konkret dari ekosistem yang akrab. Latihan ini melatih kamu menempatkan tiap organisme di tingkat trofik yang benar.
Ciri ekosistem sehat
Ekosistem yang sehat memiliki ciri tertentu. Keanekaragaman jenis tinggi, aliran energi lancar, daur materi berjalan, dan populasi seimbang. Mengenali ciri ini membantumu menjaga lingkungan di sekitarmu.
Komponen ekosistem
Ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Memasangkan tiap komponen dengan jenisnya memantapkan pemahaman dasar tentang penyusun ekosistem.
Jebakan: menganggap semua tumbuhan selalu produsen. Yang benar: tumbuhan berhijau daun yang berfotosintesis adalah produsen; tumbuhan tak berhijau daun seperti anggrek purur yang tak berfotosintesis tidak termasuk produsen dalam arti trofik.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Di sebuah sawah, populasi ular dibasmi oleh petani karena dianggap berbahaya. Apa dampaknya bagi ekosistem sawah?
Tanpa ular sebagai predator, populasi katak melonjak karena tidak ada pemangsa alami. Katak yang banyak lalu memakan belalang secara berlebihan.
Belalang berkurang drastis, lalu populasi padi terancam hama lain yang biasanya dimakan belalang. Ekosistem menjadi tidak seimbang; petani mungkin perlu pestisida tambahan. Inilah pentingnya menjaga keseimbangan trofik.
Jebakan: menyamakan rantai makanan dengan jaring makanan. Yang benar: rantai makanan adalah satu jalur linier makan-dimakan, sedangkan jaring makanan adalah kumpulan banyak rantai yang saling berhubungan di ekosistem.
Jebakan: menganggap energi naik tanpa batas antar tingkat trofik. Yang benar: setiap naik satu tingkat trofik, hanya sekitar 10 persen energi diteruskan; itu sebabnya rantai makanan jarang lebih dari empat tingkat.
- Ekosistem = kesatuan biotik dan abiotik yang saling berinteraksi.
- Rantai makanan = jalur linier aliran energi dari produsen ke konsumen.
- Jaring makanan = kumpulan rantai yang saling berhubungan.
- Komponen: produsen (autotrof), konsumen I/II/III (herbivora-karnivora), abiotik.
- Hilangnya satu spesies dapat merusak keseimbangan ekosistem.