Air Tanah & Air Permukaan
Setelah ini kamu bisa membedakan air tanah (akuifer, muka air tanah) dan air permukaan (sungai, danau, rawa), serta menjelaskan dampak eksploitasi berlebihan.
Saat kamu menyedot air dari sumur bor, lapisan air di bawah tanah turun. Di Jakarta, penurunan muka air tanah parah menyebabkan tanah turun hingga 10 cm/tahun โ lebih cepat dari kenaikan muka laut akibat perubahan iklim. Bandingkan air tanah (tersembunyi di bawah) dengan air permukaan (sungai dan danau yang terlihat). Coba pilah sendiri di bawah.
Air tanah dan air permukaan
Air tanah adalah air yang tersimpan di bawah permukaan bumi, di sela-sela batuan atau lapisan tanah yang permeabel (kuifer). Air permukaan adalah air yang berada di atas permukaan bumi: sungai, danau, rawa, reservoir. Keduanya saling terkait dalam siklus air โ air tanah berasal dari infiltrasi hujan, dan dapat muncul ke permukaan sebagai mata air yang menjadi hulu sungai.
Air tanah adalah air di bawah permukaan bumi yang tersimpan di akuifer (lapisan batuan permeabel). Air permukaan adalah air di atas permukaan bumi โ sungai, danau, rawa, reservoir.
Perbedaan utama: air permukaan mudah terlihat dan tercemar (karena terbuka), sedangkan air tanah tersembunyi dan relatif terlindungi tetapi lambat terisi (perlu puluhan hingga ribuan tahun untuk diperbarui).
Akuifer dan muka air tanah
Akuifer adalah lapisan batuan atau sedimen yang dapat menyimpan dan mengalirkan air, seperti spons besar di bawah tanah. Contoh akuifer produktif di Indonesia: akuifer kaki gunung api (merapi, salak), akuifer dataran aluvial Jawa. Muka air tanah adalah batas atas zona jenuh air; bila muka turun karena over-pumping, sumur kering dan tanah dapat turun (subsidensi).
Bayangkan tanah di bawahmu seperti kue spons basah. Bagian atas (dekat permukaan) masih basah tetapi tidak jenuh โ zona tak jenuh. Bagian bawah jenuh air โ ini akuifer. Memompa air seperti memeras spons; kalau diperas lebih cepat dari diisi ulang hujan, spons menyusut.
Jenis air permukaan
Air permukaan beragam bentuknya. Sungai adalah aliran air di permukaan mengikuti gravitasi. Danau adalah cekungan berisi air tawar atau asin yang relatif tenang. Rawa adalah daerah genangan dangkal dengan vegetasi. Waduk adalah danau buatan manusia untuk irigasi, listrik, atau air minum.
Pembentukan air tanah
Air tanah terbentuk melalui infiltrasi: hujan meresap ke tanah, melewati zona tak jenuh, lalu mencapai zona jenuh (akuifer). Kamu perlu mengurutkan tahap pembentukan ini dengan benar.
Dampak eksploitasi berlebihan
Eksploitasi air tanah berlebihan (over-pumping) menimbulkan dampak serius. Muka air tanah turun sehingga sumur dangkal kering. Tanah turun (subsidensi) karena kerangka akuifer runtuh โ inilah yang terjadi di Jakarta dan Pekalongan. Di pesisir, turunnya muka air tanah memicu intrusi air laut: air asin merembes ke akuifer, membuat sumur asin dan tak bisa dikonsumsi.
Jebakan: menyimpulkan air tanah tak terbatas karena jumlahnya besar. Yang benar: akuifer tertentu (fossil water) tak terbarukan dalam skala manusia; pemompaan berlebihan dapat menghabiskan cadangan puluhan hingga ribuan tahun.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Jakarta mengalami penurunan muka tanah hingga 10 cm/tahun di beberapa daerah. Jelaskan kaitannya dengan eksploitasi air tanah dan ancaman gabungan dengan kenaikan muka laut.
Penurunan muka tanah terutama disebabkan over-pumping air tanah untuk industri dan rumah tangga. Saat akuifer dikeringkan, kerangka sedimen runtuh dan tanah turun.
Tanah turun 10 cm/tahun plus muka laut naik (akibat perubahan iklim) berarti Jakarta tenggelam ganda. Daerah pesisir utara Jakarta sudah sering tergenang rob. Solusi: kurangi eksploitasi air tanah, beralih ke air permukaan (waduk), dan tanggul laut.
Jebakan: menganggap air tanah selalu bersih dan aman. Yang benar: air tanah bisa tercemar oleh limbah B3, pestisida, atau bakteri dari septic tank yang merembes; perlu pengujian rutin sebelum dikonsumsi.
Jebakan: menyimpulkan sumur artesis sama dengan sumur biasa. Yang benar: sumur artesis menembus akuifer tertekan sehingga air memancar sendiri ke permukaan tanpa pompa; sumur biasa perlu dipompa karena akuifer tak tertekan.
- Air tanah = air di bawah permukaan, tersimpan di akuifer.
- Air permukaan = air di atas permukaan (sungai, danau, rawa, waduk).
- Akuifer terisi lambat lewat infiltrasi; rentan over-pumping.
- Dampak over-pumping: muka turun, subsidensi tanah, intrusi air laut.
- Jakarta dan Pekalongan mengalami kombinasi subsidensi dan kenaikan muka laut.