Langsung ke isi
Lyra
Fisika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca TKA

Torsi (Momen Gaya)

Setelah ini kamu bisa menghitung torsi (momen gaya) sebagai τ=rFsin⁡θ\tau = rF\sin\theta, menjelaskan peran lengan momen, dan menentukan arah putaran sebuah gaya terhadap poros.

Pernahkah kamu kesulitan membuka baut karatan? Triknya sederhana: pakai kunci yang gagangnya lebih panjang, atau pegang gagang sedekat mungkin ke ujung. Tiba-tiba baut yang tadinya keras berputar juga. Bukan gayamu yang bertambah kuat — baut tetap sama, gaya yang kamu berikan juga bisa sama. Yang berubah adalah seberapa jauh titik pegang dari poros baut. Inilah inti torsi: gaya yang sama memberi efek memutar berbeda tergantung jarak dan arahnya. Coba lihat sendiri di bawah.

Atur besar gaya dan posisi pegangan pada batang, lalu perhatikan resultan gaya dan percepatan putar diukur dari titik poros.

Gaya yang memutar: torsi

Pada gerak translasi, gaya menyebabkan percepatan linier (F=maF = ma). Pada gerak rotasi, padanannya adalah torsi (juga disebut momen gaya) — ukuran seberapa besar sebuah gaya memutar benda terhadap suatu poros. Tidak seperti gaya yang cukup besarnya saja, torsi bergantung pada tiga hal: besar gaya, jarak titik tangkap ke poros, dan sudut antara keduanya.

Torsi τ\tau adalah efek memutar sebuah gaya F⃗\vec{F} yang bekerja pada jarak r⃗\vec{r} dari poros. Besarnya τ=rFsin⁡θ\tau = rF\sin\theta, dengan θ\theta = sudut antara vektor r⃗\vec{r} dan F⃗\vec{F}.

τ=r F sin⁡θ\tau = r\,F\,\sin\theta

Arti tiap simbol: τ\tau = torsi (N·m); rr = jarak titik tangkap gaya ke poros (m); FF = besar gaya (N); θ\theta = sudut antara r⃗\vec{r} dan F⃗\vec{F}. Satuan torsi = newton-meter (N·m), berbeda dari joule walau dimensionally serupa.

Inilah sebabnya gagang yang lebih panjang membuat baut lebih mudah dibuka. Dengan gaya FF yang sama, jarak rr yang lebih besar membuat r⋅Fr \cdot F lebih besar — torsi membesar, dan baut berputar. Perhatikan kedua vektor r⃗\vec{r} dan F⃗\vec{F} di kanvas berikut: torsi adalah perkalian “silang” keduanya.

Sudut antara r dan F: maksimum di 90 derajat

Torsi bergantung pada sin⁡θ\sin\theta, yang bernilai maksimum (sama dengan 1) saat θ=90∘\theta = 90^\circ. Artinya, gaya paling efektif memutar bila diberikan tegak lurus terhadap gagang. Saat kamu mendorong gagang kunci, dorong tegak lurus gagang — bukan sepanjang gagang. Bila gaya sejajar r⃗\vec{r} (θ=0∘\theta = 0^\circ atau 180∘180^\circ), torsi nol; benda tidak berputar walau gayanya besar.

Bayangkan membuka pintu. Engsel = poros. Kalau kamu dorong daun pintu tepat di sisi engsel, pintu susah bergerak. Kalau dorong di sisi gagang pintu (paling jauh dari engsel), mudah sekali. Dan kalau kamu dorong gagang ke arah engsel (sejajar daun pintu) alih-alih tegak lurus, pintu tidak berputar sama sekali. Tiga komponen torsi — rr, FF, dan sin⁡θ\sin\theta — semuanya kamu rasakan setiap hari.

Mainkan sudut antara r⃗\vec{r} dan F⃗\vec{F} di kanvas berikut. Putar F⃗\vec{F} sambil mempertahankan besarnya, dan amati torsi membesar mendekati maksimum di 90 derajat, lalu mengecil menuju nol di 0 atau 180 derajat.

Lengan momen: jarak tegak lurus

Ada cara lain menulis torsi yang sering lebih mudah dipakai di soal: lengan momen ll. Lengan momen adalah jarak tegak lurus dari poros ke garis kerja gaya (garis perpanjangan vektor F⃗\vec{F}). Dengan definisi ini, l=rsin⁡θl = r\sin\theta, dan torsi menjadi:

τ=F⋅l,dengan l=rsin⁡θ\tau = F \cdot l, \quad \text{dengan } l = r\sin\theta

Arti tiap simbol: ll = lengan momen (m), yaitu jarak tegak lurus dari poros ke garis kerja gaya; FF = besar gaya; τ\tau = torsi. Bentuk ini berguna bila sudut θ\theta tidak diketahui langsung tetapi jarak tegak lurus bisa diukur.

Lihat lengan momen di segitiga siku berikut: tarik garis tegak lurus dari poros ke garis perpanjangan gaya — itulah ll. Geser titik untuk merasakan bagaimana lengan momen memanjang-memendek.

Arah putaran: tanda torsi

Torsi adalah besaran vektor, tapi untuk benda berputar di bidang, kita cukup pakai tanda: positif untuk putaran berlawanan arah jarum jam (ccw), negatif untuk searah jarum jam (cw). Konvensi ini penting saat menjumlahkan beberapa torsi — resultan torsi adalah jumlah aljabar semua torsi terhadap poros yang sama. Bila resultan torsi nol, benda tidak berputar (atau berputar seragam); bila tidak nol, benda dipercepat sudutnya.

Torsi adalah fondasi banyak topik rotasi: momen inersia, dinamika rotasi τ=Iα\tau = I\alpha, dan kesetimbangan benda tegar (∑τ=0\sum\tau = 0). Meskipun atom torsi sendiri tidak masuk kerangka TKA Fisika (kerangka 045/H/AN/2025 memasukkannya sebagai prasyarat ke elemen dinamika rotasi yang juga di luar pilot resmi), penguasaan torsi membuka pintu ke banyak soal praktis: keseimbangan tangga, katrol bermassa, hingga gerak menggelinding. Kuasai baik-baik.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Seorang mekanik membuka baut dengan kunci pas. Ia menarik gagang dengan gaya 30 N tegak lurus terhadap gagang, pada titik 20 cm dari pusat baut. Berapa torsi yang dihasilkan? Berapa torsi bila ia menarik dengan sudut 60 derajat terhadap gagang (gaya sama)?

r=20r = 20 cm =0,2= 0{,}2 m. F=30F = 30 N. Kasus 1: θ=90∘\theta = 90^\circ (tegak lurus). Kasus 2: θ=60∘\theta = 60^\circ.

τ=rFsin⁡θ=0,2⋅30⋅sin⁡90∘=0,2⋅30⋅1=6\tau = r F \sin\theta = 0{,}2 \cdot 30 \cdot \sin 90^\circ = 0{,}2 \cdot 30 \cdot 1 = 6 N·m. Torsi maksimum dicapai saat gaya tegak lurus gagang.

τ=rFsin⁡θ=0,2⋅30⋅sin⁡60∘=6⋅0,866=5,2\tau = r F \sin\theta = 0{,}2 \cdot 30 \cdot \sin 60^\circ = 6 \cdot 0{,}866 = 5{,}2 N·m. Lebih kecil dari kasus tegak lurus, sebab sin⁡60∘<sin⁡90∘\sin 60^\circ < \sin 90^\circ.

Tarikan tegak lurus (6 N·m) memberi torsi 100% dari maksimum; tarikan miring 60° hanya 86,6% efektif. Mekanik selalu dianjurkan menarik tegak lurus gagang untuk tenaga paling efisien.

Jebakan: mengira torsi hanya bergantung pada besar gaya. Yang benar: torsi τ=rFsin⁡θ\tau = rF\sin\theta bergantung pada tiga hal — gaya FF, jarak rr, dan sudut θ\theta. Gaya yang sama dapat menghasilkan torsi sangat berbeda tergantung di mana dan ke arah mana ia diberikan.

Jebakan: menyamakan lengan momen dengan jarak titik tangkap rr. Yang benar: lengan momen l=rsin⁡θl = r\sin\theta adalah jarak tegak lurus dari poros ke garis kerja gaya, yang hanya sama dengan rr bila gaya tegak lurus terhadap rr (θ=90∘\theta = 90^\circ).

Jebakan: mengabaikan konvensi tanda torsi saat menjumlahkan beberapa torsi. Yang benar: torsi berlawanan arah jarum jam positif, searah jarum jam negatif; resultan torsi = jumlah aljabar semua torsi terhadap poros yang sama.

  • Torsi (momen gaya): τ=rFsin⁡θ\tau = rF\sin\theta (N·m) — efek memutar sebuah gaya.
  • Torsi maksimum saat gaya tegak lurus lengan (θ=90∘\theta = 90^\circ, sin⁡θ=1\sin\theta = 1).
  • Torsi nol saat gaya sejajar lengan (θ=0∘\theta = 0^\circ atau 180∘180^\circ).
  • Lengan momen l=rsin⁡θl = r\sin\theta = jarak tegak lurus poros ke garis kerja gaya; τ=F⋅l\tau = F \cdot l.
  • Konvensi tanda: berlawanan jarum jam positif, searah jarum jam negatif.