Kesetaraan Massa-Energi (E = mcยฒ)
Setelah ini kamu bisa menghitung energi diam sebuah benda lewat persamaan dan menjelaskan kesetaraan massa-energi pada reaksi nuklir.
Satu sendok teh gula, kira-kira 4 gram, menyimpan energi setara listrik yang dikonsumsi seluruh kota besar selama berbulan-bulan. Bensin, batu bara, nuklir โ semuanya hanya menggores permukaan. Rahasianya ada di satu persamaan mungil yang diketemukan Einstein pada 1905: . Massa dan energi bukan dua hal terpisah; keduanya dua sisi mata uang yang sama, dikalikan oleh faktor raksasa . Sedikit massa berarti energi yang tak terbayangkan. Geser slider di bawah dan lihat sendiri betapa mencengangkannya.
Massa dan energi: dua sisi mata uang
Selama berabad-abad, fisikawan menganggap massa dan energi dua besaran berbeda โ massa ukuran โjumlah materiโ, energi โkemampuan melakukan usahaโ. Einstein menyatukan keduanya: massa adalah bentuk energi yang sangat padat. Setiap benda, walau diam saja, menyimpan energi raksasa yang disebut energi diam. Persamaan menjadi jembatan: massa dapat diubah jadi energi (reaksi nuklir), dan energi dapat diubah jadi massa (akselerator partikel menciptakan partikel baru).
Kesetaraan massa-energi adalah pernyataan Einstein bahwa massa dan energi dapat saling diubah dengan faktor (kuadrat kelajuan cahaya). Energi diam adalah energi yang tersimpan dalam massa benda yang diam; tak bergantung gerak, hanya massa.
Bayangkan sebagai kurs pertukaran antara โuang massaโ dan โuang energiโ. Karena sendiri sudah 300 juta m/s, mencapai โ kurs luar biasa tinggi. Se rupiah massa setara 90 triliun rupiah energi. Sayang, konversi penuh massa-ke-energi sangat sulit; reaksi nuklir biasa hanya membebaskan sebagian kecil (persen) dari massa bahan bakar. Bahkan ledakan bom atom hanya โmembakarโ kurang dari 1 gram dari beberapa kilogram bahan.
Mengapa begitu besar
Kemiringan kurva vs adalah mยฒ/sยฒ โ angka astronomis. Inilah sebabnya sedikit massa berarti energi sangat besar. Grafik di bawah memperlihatkan bagaimana faktor pengali membandingkan beberapa skala energi: dari 1 joule (mengangkat apel 1 m) hingga 1 kiloton TNT. Geser slider untuk melihat berapa massa setara tiap skala energi.
Satuan energi partikel: eV dan MeV
Di dunia partikel dan inti, joule terlalu besar; satuan yang dipakai adalah elektronvolt (eV). Satu eV adalah energi yang diperoleh elektron saat dipercepat beda potensial 1 volt. Konversinya: eV J, dan MeV ( eV) J. Lebih penting, ada konversi langsung massa ke energi: satuan massa atom (smu) MeV kg.
Arti tiap simbol: = energi diam (joule atau MeV), = massa (kg atau smu), m/s, smu = satuan massa atom terpadu. Untuk perhitungan nuklir, langsung pakai smu MeV tanpa konversi ke joule โ jauh lebih ringkas.
Grafik di bawah memperlihatkan konversi massa (smu) ke energi (MeV). Kemiringannya persis MeV/smu โ rasio fundamental yang memudahkan perhitungan reaksi inti.
Kesetaraan di reaksi nuklir
Aplikasi paling nyata adalah reaksi nuklir. Dalam fisi uranium atau fusi hidrogen, jumlah massa produk sedikit lebih kecil daripada massa reaktan โ selisihnya, defek massa , berubah menjadi energi yang dilepaskan. Karena sangat besar, defek massa sebesar seribu gram saja menghasilkan energi raksasa. Inilah sumber energi matahari, bom atom, dan reaktor PLTN.
Grafik di bawah menggambarkan neraca massa: sumbu horizontal = defek massa (smu), sumbu vertikal = energi lepas (MeV). Kemiringannya MeV/smu โ ingat angka ini untuk soal reaksi nuklir.
Walaupun relativitas tidak masuk cakupan resmi TKA Fisika (kelistrikan TKA terbatas statis + arus searah), kesetaraan massa-energi adalah materi wajib ujian sekolah kelas 12 dan sering muncul di olimpiade serta soal fisika inti. Tip soal lazim: (1) hitung energi diam dari massa; (2) hitung energi lepas reaksi nuklir dari defek massa (); (3) konversi smu ke MeV ( smu MeV). Jebakan klasik: memakai massa dalam smu tetapi dalam m/s tanpa konversi ke kilogram; atau keliru membandingkan energi kimia (pembakaran) dengan energi nuklir โ pembakaran tak melepas energi dari defek massa, hanya mengatur ulang ikatan elektron.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Dalam satu reaksi fisi uranium-235, defek massa yang berubah menjadi energi adalah smu. (a) Berapa energi yang dilepaskan per reaksi, dalam MeV? (b) Berapa dalam joule? ( smu kg, m/s, MeV J.)
Pakai faktor praktis smu MeV. MeV per reaksi. (Nilai tepat fisi U-235 sekitar 200 MeV termasuk energi peluruhan produk.)
kg. J. Konversi ke MeV: MeV โ cocok dengan langkah 1.
Satu reaksi fisi U-235 melepas sekitar J. Untuk menghasilkan joule, dibutuhkan sekitar reaksi fisi โ angka besar tapi massa total hanya kg. Bandingkan dengan pembakaran bensin yang melepas sekitar J per kg: 1 kg U-235 (sekitar J) J โ lebih dari sejuta kali lipat per kilogram.
Jebakan: memakai massa dalam smu tetapi dalam m/s tanpa konversi ke kilogram. Yang benar: jika dalam m/s, massa harus dalam kilogram ( smu kg). Atau langsung pakai smu MeV โ lebih cepat dan tak perlu konversi.
Jebakan: menyamakan energi kimia (pembakaran) dengan energi nuklir. Yang benar: pembakaran bensin hanya mengatur ulang ikatan elektron, defek massa nyaris nol (energi per kg J). Reaksi nuklir mengubah sebagian massa inti jadi energi (energi per kg J) โ sejuta kali lebih besar.
Jebakan: mengira hanya berlaku untuk benda diam. Yang benar: adalah energi diam; energi total benda bergerak adalah (relativistik). Untuk partikel bermassa nol seperti foton, (tak ada istilah ). Rumus umum yang selalu berlaku: .
- Kesetaraan massa-energi: ; massa dapat diubah jadi energi dengan faktor .
- Energi diam hanya bergantung massa, bukan gerak.
- Faktor konversi praktis: smu MeV kg.
- Reaksi nuklir melepaskan energi dari defek massa: .
- Pembakaran kimia tak memanfaatkan defek massa inti โ energinya jauh lebih kecil per kilogram.
- Rumus universal energi: (berlaku untuk benda diam maupun foton).