Langsung ke isi
Lyra
Fisika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca TKA

Jenis & Besaran Dasar Gelombang

Setelah ini kamu bisa membedakan gelombang transversal dan longitudinal serta mengukur amplitudo, panjang gelombang, periode, frekuensi, dan cepat rambatnya.

Lempar batu ke kolam, muncul riak melingkar menjauhi titik jatuh. Petir menyambar, guntur menyusul beberapa detik kemudian. Goyang ujung tali, sebuah puncak merambat ke ujung lain. Tiga kejadian berbeda, satu gejala sama: gelombang. Bukan benda yang berpindah, melainkan gangguan yang menjalar membawa energi. Bentuk dan kelajuannya bisa sangat berbeda, tapi semua gelombang punya bahasa yang sama. Coba lihat sendiri di bawah.

Geser frekuensi penggetar tali, lalu amati puncak merapat dan panjang gelombang berubah sepanjang tali.

Apa itu gelombang: getaran yang merambat

Gelombang adalah gangguan yang merambat dari satu tempat ke tempat lain membawa energi, tanpa memindahkan medium (zat) secara permanen. Saat kamu menggoyang ujung tali, tali tidak berpindah ke ujung lain — yang berpindah hanyalah bentuk gangguan itu. Titik-titik tali hanya berayun naik-turun di tempatnya, sementara puncak gelombang merambat melintasi mereka.

Gelombang adalah getaran yang merambat membawa energi. Medium (tali, air, udara) tidak ikut berpindah; hanya gangguannya yang menjalar.

Inilah pembeda utama antara getaran dan gelombang. Getaran terjadi di satu tempat (bandul berayun di tempat). Saat getaran itu menjalar dari sumber ke titik lain, ia menjadi gelombang. Karena itu hampir semua besaran getaran — periode, frekuensi, amplitudo — juga dipakai pada gelombang, dengan tambahan satu besaran khas gelombang: panjang gelombang.

Transversal dan longitudinal: arah getar vs arah rambat

Gelombang dikelompokkan berdasarkan arah getar terhadap arah rambatnya. Pada gelombang transversal, arah getar tegak lurus arah rambat — seperti titik-titik tali yang berayun naik-turun sementara gelombang merambat mendatar. Pada gelombang longitudinal, arah getar sejajar arah rambat — seperti lilitan slinky yang dimampatkan dan direnggangkan sepanjang arah gelombang merambat.

SifatTransversalLongitudinal
Arah getarTegak lurus arah rambatSejajar arah rambat
BentukPuncak dan lembahRapatan dan renggangan
ContohTali, riak air, cahayaBunyi, slinky, gelombang P

Untuk transversal, bayangkan penonton dalam stadion yang berdiri-megah bergantian: tiap orang berdiri lalu duduk (getar vertikal), tapi “gelombang”nya merambat mengelilingi tribun (mendatar). Untuk longitudinal, bayangkan kereta api yang ditabrak dari belakang: gerbong saling mendesak lalu merenggang sepanjang arah rel.

Pada slinky di bawah ini, gelombang yang merambat searah sumbu-x punya amplitudo yang dimodulasi sepanjang ruang — kamu bisa membayangkan pola rapatan-renggangan slinky. Geser frekuensi dan amati bagaimana kerapatan pola berubah.

Amplitudo dan panjang gelombang

Dua besaran spasial (terkait ruang) paling dasar adalah amplitudo dan panjang gelombang. Amplitudo AA adalah simpangan maksimum sebuah titik dari titik kesetimbangannya — “tinggi” puncak gelombang. Panjang gelombang λ\lambda adalah jarak satu puncak ke puncak berikutnya (atau satu lembah ke lembah berikutnya).

λ=2πk,A=simpangan maksimum\lambda = \frac{2\pi}{k}, \qquad A = \text{simpangan maksimum}

Arti tiap simbol: λ\lambda = panjang gelombang (m); kk = bilangan gelombang (rad/m); AA = amplitudo (m). Amplitudo menentukan energi yang dibawa — makin besar amplitudo, makin besar energi gelombang.

Pada kurva di bawah, slider amplitudo mengubah tinggi-rendah gelombang, dan slider bilangan gelombang kk mengubah kerapatan puncak. Karena λ=2π/k\lambda = 2\pi/k, makin besar kk makin pendek λ\lambda. Titik penanda membaca nilai amplitudo dan panjang gelombang secara langsung.

Periode, frekuensi, dan cepat rambat

Tiga besaran temporal (terkait waktu) melengkapi gambaran gelombang. Periode TT adalah waktu yang diperlukan satu titik untuk menyelesaikan satu getaran penuh. Frekuensi ff adalah banyaknya getaran per sekon — kebalikan periode. Cepat rambat vv adalah laju puncak gelombang merambat sepanjang medium.

T=1f,v=λf=λTT = \frac{1}{f}, \qquad v = \lambda f = \frac{\lambda}{T}

Arti tiap simbol: TT = periode (s); ff = frekuensi (Hz = getaran per sekon); vv = cepat rambat (m/s); λ\lambda = panjang gelombang (m). Cepat rambat menghubungkan besaran ruang (λ\lambda) dan besaran waktu (ff).

Bayangkan kamu berdiri di pinggir jalan mengamati mobil lewat. λ\lambda = jarak antar mobil, ff = berapa mobil lewat per menit, vv = kelajuan tiap mobil. Makin cepat mobil dan makin rapat jaraknya, makin banyak yang lewat per menit — itulah v=λfv = \lambda f.

Pada dua kurva di bawah, kamu bisa membandingkan dua frekuensi berbeda secara bersamaan. Kurva aksen-2 punya frekuensi dua kali kurva aksen-1, sehingga dalam waktu yang sama ia menyelesaikan dua kali getaran. Perhatikan juga: untuk frekuensi berbeda, panjang gelombang yang dipertahankan konstan berarti cepat rambat berubah mengikuti v=λfv = \lambda f.

Menghubungkan semuanya: v = lambda f

Persamaan v=λfv = \lambda f adalah jembatan antara dunia ruang dan dunia waktu sebuah gelombang. Untuk medium tertentu, cepat rambat biasanya tetap — misalnya bunyi di udara sekitar 340 m/s, cahaya di vakum 300.000.000 m/s. Bila cepat rambat tetap, maka frekuensi dan panjang gelombang saling berkebalikan: makin tinggi frekuensi, makin pendek panjang gelombangnya.

Pada kurva terakhir ini, geser frekuensi ff dan amati panjang gelombang λ=v/f\lambda = v/f mengecil saat frekuensi membesar (dengan vv konstan). Inilah inti dari seluruh besaran gelombang dalam satu rumus.

Besaran gelombang termasuk cakupan TKA Fisika, elemen gelombang (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Soal sering memberi dua dari besaran λ\lambda, ff, TT, vv dan meminta besaran ketiga. Trik: bila satu besaran ruang (λ\lambda) dan satu besaran waktu (ff atau TT) diketahui, v=λfv = \lambda f langsung memberi vv. Jebakan klasik: tertukar antara periode (waktu) dan panjang gelombang (jarak).

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Gelombang merambat sepanjang tali dengan cepat rambat 4 m/s. Dalam waktu 2 sekon terdapat 8 puncak yang melalui sebuah titik. Tentukan: (a) frekuensi dan periode gelombang; (b) panjang gelombangnya.

Frekuensi adalah banyak getaran per sekon. 8 puncak = 8 getaran dalam 2 sekon, sehingga f=8/2=4f = 8/2 = 4 Hz.

T=1/f=1/4=0,25T = 1/f = 1/4 = 0{,}25 s. Satu getaran penuh memakan 0,25 sekon.

λ=v/f=4/4=1\lambda = v/f = 4/4 = 1 m. Jadi gelombang ini berfrekuensi 4 Hz, periode 0,25 s, dan panjang gelombang 1 m.

Jebakan: tertukar antara periode TT (waktu) dan panjang gelombang λ\lambda (jarak). Yang benar: periode diukur dalam sekon (waktu satu getaran), panjang gelombang diukur dalam meter (jarak puncak-ke-puncak). Keduanya terhubung lewat v=λ/T=λfv = \lambda/T = \lambda f.

Jebakan: menganggap gelombang membawa medium ikut berpindah. Yang benar: medium (tali, air, udara) hanya bergetar di tempat; yang berpindah dan menjalar adalah gangguan beserta energinya. Benda yang berpindah bukan gelombang, melainkan aliran medium.

Jebakan: menyamakan arah getar dengan arah rambat pada longitudinal. Yang benar: pada gelombang longitudinal kedua arah sejajar, tapi partikel medium tetap hanya berosbilasi di sekitar titik setimbangnya — tidak ikut merambat menjauh.

  • Gelombang = getaran yang merambat membawa energi; medium tidak ikut berpindah.
  • Transversal: getar tegak lurus rambat (tali, cahaya); longitudinal: getar sejajar rambat (bunyi).
  • Amplitudo AA = simpangan maksimum; panjang gelombang λ\lambda = jarak puncak-ke-puncak.
  • Periode TT = waktu satu getaran; frekuensi f=1/Tf = 1/T = getaran per sekon (Hz).
  • Cepat rambat v=λf=λ/Tv = \lambda f = \lambda/T menghubungkan besaran ruang dan waktu.