Langsung ke isi
Lyra
Fisika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca TKA

Hambatan & Resistivitas Kawat

Setelah ini kamu bisa menghitung hambatan kawat dari rumus R=ฯL/AR = \rho L / A dan membedakan peran jenis bahan, panjang, serta luas penampangnya.

Kabel tembaga sepanjang satu meter hanya memiliki hambatan sekitar 0,02 ohm โ€” nyaris tak terasa. Tetapi kawat nikrom seukuran itu bisa mencapai puluhan ohm, cukup untuk memerahkan elemen pemanggang roti. Mengapa dua kawat yang sama-sama panjang dan sama-sama tebal bisa begitu berbeda? Jawabannya ada di satu sifat bawaan bahan yang disebut resistivitas. Geser slider di bawah dan saksikan bagaimana memanjangkan, menipiskan, atau mengganti bahan kawat mengubah hambatannya.

Geser slider panjang kawat, luas penampang, dan resistivitas bahan, lalu perhatikan hambatan R berubah seketika.

Apa itu resistivitas

Pada artikel sebelumnya kamu belajar hukum Ohm V=IRV = I R, di mana RR adalah hambatan sebuah komponen. Tetapi dari mana nilai RR itu datang? Sebuah kawat penghantar memiliki hambatan yang ditentukan oleh tiga hal: jenis bahan, panjang, dan luas penampang. Bahan yang berbeda menghambat arus dengan berbeda โ€” itulah inti gagasan resistivitas.

Resistivitas ฯ\rho adalah hambatan jenis bahan penghantar per satuan panjang dan luas penampang. Satuannya ohm-meter (ฮฉโ‹…\Omega \cdot m). Semakin besar ฯ\rho, semakin kuat bahan itu menghambat arus listrik.

Bayangkan kawat sebagai lorong yang dipenuhi orang berjejal. Elektron berjalan menyusulinya seperti kamu menerobos kerumunan. Lorong panjang berarti harus berjejal lebih lama (hambatan besar); lorong lebar memberi banyak jalur sehingga mudah lewat (hambatan kecil). Kerumutan orang-orang di lorong itulah resistivitas โ€” sifat bawaan bahannya, bukan ukurannya.

Rumus hambatan kawat: R = rho L per A

Tiga faktor tadi dirangkum dalam satu rumus yang elegan. Untuk kawat berbahan seragam berpenampang konstan, hambatannya hanya bergantung pada geometri dan resistivitas bahan โ€” bukan pada tegangan atau arus yang mengalir.

R=ฯโ€‰LAR = \rho \, \frac{L}{A}

Arti tiap simbol: RR = hambatan (ohm, ฮฉ\Omega), ฯ\rho = resistivitas bahan (ฮฉโ‹…\Omega \cdot m), LL = panjang kawat (m), AA = luas penampang kawat (mยฒ). Rumus berlaku pada suhu konstan; resistivitas sedikit berubah saat suhu naik.

Dua jalan memperbesar hambatan: panjangkan kawat (LL besar) atau persempit penampang (AA kecil). Pada grafik di bawah, hambatan tumbuh linier terhadap panjang โ€” kawat dua kali lebih panjang, hambatan dua kali lipat. Geser slider luas penampang untuk melihat seluruh garis naik-turun.

Luas penampang: hubungan kuadrat terbalik

Sebaliknya, hubungan hambatan terhadap luas penampang adalah kuadrat terbalik (kurva 1/A) โ€” kawat dua kali lebih tebal, hambatan setengahnya. Inilah sebabnya kabel transmisi bertegangan tinggi dibuat berpenampang besar: selain menampung arus besar, penampang lebar memperkecil hambatan sehingga rugi daya di kabel turun.

Tabel resistivitas bahan dan pilihan rekayasa

Setiap bahan punya resistivitas bawaan yang berbeda beberapa ordo besaran. Tabel berikut membandingkan beberapa bahan umum pada suhu kamar.

BahanResistivitas ฯ\rho (ฮฉโ‹…\Omega \cdot m)SifatKegunaan
Perak1,6ร—10โˆ’81{,}6 \times 10^{-8}Penghantar terbaikKontak listrik (mahal)
Tembaga1,68ร—10โˆ’81{,}68 \times 10^{-8}Penghantar baik, murahKabel rumah, kabel elektronik
Aluminium2,65ร—10โˆ’82{,}65 \times 10^{-8}Penghantar ringanKabel transmisi jarak jauh
Besi9,7ร—10โˆ’89{,}7 \times 10^{-8}Penghantar sedangKonstruksi, jarang kabel
Nikrom1,1ร—10โˆ’61{,}1 \times 10^{-6}PenghambatElemen pemanas, setrika, pemanggang
Grafit3,5ร—10โˆ’53{,}5 \times 10^{-5}SemikonduktorSikat motor, elektroda
Karetโˆผ1013\sim 10^{13}IsolatorPembungkus kabel

Lihat rentang angkanya: dari 10โˆ’810^{-8} untuk perak sampai 101310^{13} untuk karet โ€” selisih lebih dari sekuadriliun kali. Karet nyaris tidak menghantarkan sama sekali, itulah sebabnya ia dipakai membungkus kabel tembaga supaya listrik tidak bocor ke tangan kamu. Resistivitas adalah sidik jari bahan.

Pada widget di bawah, tiga kurva mewakili tiga bahan berbeda pada geometri kawat yang sama. Tembaga hampir menempel di nol (hambatan kecil), nikrom jauh di atas (hambatan besar), dan karet melambung tinggi โ€” inilah dasar pemilihan bahan dalam rekayasa. Geser slider luas penampang untuk melihat ketiga kurva melar atau mengecil bersamaan.

Hambatan dan resistivitas termasuk cakupan TKA Fisika, elemen kelistrikan (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Tiga tipe lazim: (1) hitung RR dari ฯ\rho, LL, AA (hati-hati konversi mmยฒ ke mยฒ); (2) bandingkan RR dua kawat berbeda geometri/bahan (rasio ฯ1L1/A1\rho_1 L_1 / A_1 vs ฯ2L2/A2\rho_2 L_2 / A_2); (3) tentukan panjang atau luas yang diperlukan agar RR tertentu. Jebakan terbesar: lupa konversi mmยฒ ke mยฒ (1 mmยฒ =10โˆ’6= 10^{-6} mยฒ) sehingga hasil melesat jutaan kali.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah kawat nikrom memiliki panjang 2,02{,}0 m dan diameter penampang 0,400{,}40 mm. (a) Berapa luas penampangnya? (b) Berapa hambatannya pada suhu kamar? (ฯnikrom=1,1ร—10โˆ’6โ€‰ฮฉโ‹…m\rho_{\text{nikrom}} = 1{,}1 \times 10^{-6} \, \Omega \cdot \text{m}.)

Diameter d=0,40d = 0{,}40 mm =0,40ร—10โˆ’3= 0{,}40 \times 10^{-3} m =4,0ร—10โˆ’4= 4{,}0 \times 10^{-4} m. Jari-jari r=d/2=2,0ร—10โˆ’4r = d/2 = 2{,}0 \times 10^{-4} m. Panjang L=2,0L = 2{,}0 m. Resistivitas ฯ=1,1ร—10โˆ’6โ€‰ฮฉโ‹…m\rho = 1{,}1 \times 10^{-6} \, \Omega \cdot \text{m}.

A=ฯ€r2=3,14ร—(2,0ร—10โˆ’4)2=3,14ร—4,0ร—10โˆ’8=1,256ร—10โˆ’7A = \pi r^2 = 3{,}14 \times (2{,}0 \times 10^{-4})^2 = 3{,}14 \times 4{,}0 \times 10^{-8} = 1{,}256 \times 10^{-7} mยฒ โ‰ˆ1,26ร—10โˆ’7\approx 1{,}26 \times 10^{-7} mยฒ.

R=ฯโ€‰LA=1,1ร—10โˆ’6ร—2,01,256ร—10โˆ’7=1,1ร—10โˆ’6ร—1,59ร—107โ‰ˆ17,5โ€‰ฮฉR = \rho \, \dfrac{L}{A} = 1{,}1 \times 10^{-6} \times \dfrac{2{,}0}{1{,}256 \times 10^{-7}} = 1{,}1 \times 10^{-6} \times 1{,}59 \times 10^{7} \approx 17{,}5 \, \Omega. Hambatan kawat nikrom ini sekitar 17,517{,}5 ohm โ€” cukup besar untuk dipakai sebagai elemen pemanas kecil.

Jebakan: lupa konversi mmยฒ ke mยฒ. Yang benar: dalam R=ฯL/AR = \rho L/A, luas harus dalam mยฒ. 1ย mm2=(10โˆ’3ย m)2=10โˆ’6ย m21 \text{ mm}^2 = (10^{-3} \text{ m})^2 = 10^{-6} \text{ m}^2. Bila diketahui diameter dalam mm, hitung dulu jari-jari dalam meter: d=0,40d = 0{,}40 mm โ†’r=2,0ร—10โˆ’4\to r = 2{,}0 \times 10^{-4} m, baru A=ฯ€r2A = \pi r^2 dalam mยฒ.

Jebakan: mencampur diameter dan jari-jari saat menghitung luas penampang. Yang benar: rumus A=ฯ€r2A = \pi r^2 memakai jari-jari r=d/2r = d/2. Bila diameter 0,400{,}40 mm, jari-jari 0,200{,}20 mm, bukan 0,400{,}40 mm. Lupa membagi dua membuat luas empat kali lebih besar dan hambatan sepertiga dari yang seharusnya.

Jebakan: menganggap hambatan bergantung pada tegangan atau arus. Yang benar: bagi kawat ohmik pada suhu konstan, hambatan R=ฯL/AR = \rho L/A murni geometri + bahan โ€” tidak ada VV atau II di rumusnya. Yang bergantung pada VV adalah arus (I=V/RI = V/R). Mengubah tegangan tidak mengubah hambatan kawat (selama suhu tidak naik).

  • Hambatan kawat R=ฯL/AR = \rho L / A; satuan resistivitas ฯ\rho = ohm-meter.
  • Panjangkan kawat โ†’ RR naik linier; lebarkan penampang โ†’ RR turun berbanding terbalik.
  • Resistivitas ฯ\rho adalah sifat bahan (tembaga 1,68ร—10โˆ’81{,}68 \times 10^{-8}; nikrom 1,1ร—10โˆ’61{,}1 \times 10^{-6} ฮฉโ‹…\Omega \cdot m).
  • Konversi wajib: diameter mm โ†’ jari-jari m; 1ย mm2=10โˆ’6ย m21 \text{ mm}^2 = 10^{-6} \text{ m}^2.
  • Pemilihan bahan rekayasa: penghantar butuh ฯ\rho kecil (tembaga); pemanas butuh ฯ\rho besar (nikrom).