Langsung ke isi
Lyra
Fisika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca TKA

Persamaan Gelombang Berjalan

Setelah ini kamu bisa membaca dan menyusun persamaan gelombang berjalan y=Asin⁡(ωt−kx)y = A \sin(\omega t - kx) serta menentukan arah rambat, panjang gelombang, dan cepat rambatnya.

Saat kamu menggoyang ujung tali, riak menjalar dari tanganmu menuju ujung lain — itulah gelombang berjalan. Tidak seperti getaran yang tinggal di tempat, gelombang ini benar-benar merambat membawa pola sinus sepanjang tali. Bentuknya bisa ditangkap dalam satu rumus pendek, dan dari rumus itu kamu tahu segalanya: amplitudo, panjang gelombang, cepat rambat, bahkan arahnya. Coba lihat sendiri di bawah.

Geser amplitudo, bilangan gelombang, dan waktu, lalu amati kurva bergerak dan berubah bentuk sepanjang tali.

Rumus gelombang berjalan

Gelombang berjalan adalah gelombang yang merambat membawa energi dari satu tempat ke tempat lain. Persamaannya menggabungkan dua variabel sekaligus: posisi xx dan waktu tt. Itu sebabnya rumusnya memuat dua koefisien — satu mengatur pola di ruang, satu lagi mengatur pola di waktu.

y(x,t)=Asin⁡(ωt−kx+φ)y(x,t) = A \sin(\omega t - kx + \varphi)

Arti tiap simbol: yy = simpangan (m), AA = amplitudo (m), ω\omega = frekuensi sudut (rad/s), tt = waktu (s), kk = bilangan gelombang (rad/m), xx = posisi sepanjang tali (m), φ\varphi = fase awal (rad). Tanda antara ωt\omega t dan kxkx menentukan arah rambat.

Bilangan gelombang kk menyatakan berapa radian fase berubah per meter sepanjang tali. Hubungannya dengan panjang gelombang: k=2π/λk = 2\pi/\lambda, di mana λ\lambda adalah jarak satu puncak ke puncak berikutnya.

Amplitudo dan panjang gelombang

Dua besaran pertama yang bisa langsung dibaca dari persamaan adalah amplitudo AA dan panjang gelombang λ\lambda. Amplitudo adalah koefisien di depan sinus — simpangan maksimum tiap titik. Panjang gelombang diperoleh dari bilangan gelombang kk lewat λ=2π/k\lambda = 2\pi/k.

Bayangkan tali yang bergetar. Amplitudo adalah seberapa tinggi puncak melompat dari garis datar — kalau kamu menarik tali lebih kencang, amplitudonya membesar. Panjang gelombang adalah jarak antar-puncak berdekatan — kalau kamu menggoyang lebih cepat, puncak merapat dan λ\lambda mengecil.

Pada kurva di bawah, slider AA mengubah tinggi-rendah kurva, dan slider kk mengubah kerapatan puncak. Geser keduanya dan amati bagaimana amplitudo (vertikal) berbeda dari panjang gelombang (mendatar).

Frekuensi sudut dan cepat rambat

Frekuensi sudut ω\omega mengatur seberapa cepat tiap titik pada tali berayun naik-turun. Hubungannya dengan periode dan frekuensi sama seperti getaran: ω=2πf=2π/T\omega = 2\pi f = 2\pi/T. Yang membuat gelombang “berjalan” adalah kombinasi ω\omega dan kk — keduanya menentukan cepat rambat.

v=ωk=λfv = \frac{\omega}{k} = \lambda f

Arti tiap simbol: vv = cepat rambat gelombang (m/s), ω\omega = frekuensi sudut (rad/s), kk = bilangan gelombang (rad/m), λ\lambda = panjang gelombang (m), ff = frekuensi (Hz). Cepat rambat = laju puncak merambat sepanjang tali.

Geser ω\omega pada kurva di bawah dan amati kurva bergeser — puncak benar-benar “berjalan” ke depan seiring waktu. Makin besar ω\omega, makin cepat puncak berpindah untuk kk yang sama.

Arah rambat dari tanda rumus

Tanda di antara ωt\omega t dan kxkx menentukan ke mana gelombang merambat. Untuk bentuk y=Asin⁡(ωt−kx)y = A\sin(\omega t - kx), gelombang merambat ke arah xx positif (ke kanan). Untuk y=Asin⁡(ωt+kx)y = A\sin(\omega t + kx), gelombang merambat ke arah xx negatif (ke kiri). Triknya: lihat tanda di depan kxkx — negatif berarti ke kanan, positif berarti ke kiri.

Bayangkan rumus sebagai “kondisi puncak”. Puncak terjadi saat fase ωt−kx=π/2\omega t - kx = \pi/2. Saat tt membesar, xx juga harus membesar agar persamaan tetap terpenuhi — berarti puncak bergerak ke kanan. Kalau tandanya plus, xx harus mengecil saat tt membesar — puncak bergerak ke kiri.

Pada alat di bawah, dua gelombang identik kecuali tandanya diatur lewat preset. Amati bagaimana gelombang dengan tanda minus berjalan ke kanan, dan dengan tanda plus berjalan ke kiri.

Beda fase dua titik pada tali

Dua titik berbeda pada tali bisa bergetar “bersama” (sefase) atau “berlawanan” (berlawanan fase), tergantung jaraknya. Beda fase Δφ\Delta\varphi antara titik berjarak Δx\Delta x adalah Δφ=k⋅Δx\Delta\varphi = k \cdot \Delta x. Bila Δx=λ\Delta x = \lambda, beda fasenya 2π2\pi (sefase penuh). Bila Δx=λ/2\Delta x = \lambda/2, beda fasenya π\pi (berlawanan fase).

Pada kurva di bawah, dua titik penanda pada posisi berbeda menampilkan simpangannya masing-masing. Geser salah satu titik dan amati kapan keduanya sefase (naik bersama) dan kapan berlawanan fase (satu naik, satu turun).

Persamaan gelombang berjalan termasuk cakupan TKA Fisika, elemen gelombang (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Dua jenis soal paling sering: (1) membaca parameter (amplitudo, ω\omega, kk, periode, λ\lambda, vv) langsung dari persamaan, dan (2) menentukan arah rambat dari tanda koefisien posisi. Jebakan klasik: keliru antara ω\omega dan ff, atau tertukar tanda arah rambat.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Persamaan gelombang berjalan pada tali adalah y=0,08sin⁡(0,5πt−0,1πx)y = 0{,}08 \sin(0{,}5\pi t - 0{,}1\pi x) (satuan meter, sekon, meter). Tentukan: (a) amplitudo, frekuensi, panjang gelombang, dan cepat rambat; (b) arah rambatnya.

Bandingkan dengan y=Asin⁡(ωt−kx)y = A\sin(\omega t - kx). Diperoleh A=0,08A = 0{,}08 m, ω=0,5π\omega = 0{,}5\pi rad/s, k=0,1πk = 0{,}1\pi rad/m.

Frekuensi f=ω/(2π)=0,5π/2π=0,25f = \omega/(2\pi) = 0{,}5\pi/2\pi = 0{,}25 Hz. Panjang gelombang λ=2π/k=2π/(0,1π)=20\lambda = 2\pi/k = 2\pi/(0{,}1\pi) = 20 m.

Cepat rambat v=ω/k=0,5π/(0,1π)=5v = \omega/k = 0{,}5\pi/(0{,}1\pi) = 5 m/s (boleh dicek: v=λf=20×0,25=5v = \lambda f = 20 \times 0{,}25 = 5 m/s). Tanda di depan kxkx negatif, jadi gelombang merambat ke arah xx positif (ke kanan).

Jebakan: tertukar antara tanda arah rambat. Yang benar: tanda minus di depan kxkx (ωt−kx\omega t - kx) berarti gelombang merambat ke arah xx positif (kanan); tanda plus (ωt+kx\omega t + kx) berarti ke arah xx negatif (kiri). Teliti tanda sebelum menjawab soal arah.

Jebakan: menyamakan frekuensi sudut ω\omega dengan frekuensi biasa ff. Yang benar: ω=2πf\omega = 2\pi f. Soal sering memberi ω\omega dalam bentuk kelipatan π\pi (mis. 0,5π0{,}5\pi); bagilah dengan 2π2\pi dulu untuk dapat ff.

Jebakan: keliru menghitung cepat rambat dengan mengalikan ω\omega dan kk. Yang benar: v=ω/kv = \omega/k (dibagi, bukan dikali). Trik ingat: satuan ω\omega rad/s, kk rad/m; rad/rad saling menyederhanakan, menyisakan (1/s)/(1/m) = m/s.

  • Persamaan gelombang berjalan: y(x,t)=Asin⁡(ωt−kx+φ)y(x,t) = A \sin(\omega t - kx + \varphi).
  • Amplitudo AA dari koefisien depan sinus; panjang gelombang λ=2π/k\lambda = 2\pi/k.
  • Frekuensi f=ω/(2π)f = \omega/(2\pi); cepat rambat v=ω/k=λfv = \omega/k = \lambda f.
  • Tanda minus di depan kxkx → rambat ke kanan; tanda plus → ke kiri.
  • Beda fase dua titik berjarak Δx\Delta x: Δφ=k⋅Δx\Delta\varphi = k \cdot \Delta x.
  • Jarak λ\lambda = beda fase 2π2\pi (sefase); jarak λ/2\lambda/2 = π\pi (berlawanan fase).