Arus Listrik & Hukum Ohm
Setelah ini kamu bisa menghitung arus listrik dari hukum Ohm dan mengaitkannya dengan aliran muatan serta daya listrik pada sebuah resistor.
Saat kau menyalakan senter, elektron-elektron mengalir berjuta-juta di dalam kabel, dorongan dari baterai menggerakkan mereka, dan hambatan bohlam membatasi lajunya. Tiga besaran itulah jantung seluruh listrik arus searah: tegangan, arus, dan hambatan. Geser slider di bawah dan rasakan sendiri bagaimana menaikkan tegangan membuat arus membesar โ tetapi menambah hambatan justru mengeremnya.
Arus adalah aliran muatan
Listrik bukan benda yang muncul begitu saja โ ia adalah aliran muatan listrik yang bergerak di dalam penghantar. Yang bergerak di kabel logam adalah elektron-elektron bebas, masing-masing membawa muatan coulomb. Arus listrik mengukur seberapa banyak muatan mengalir melintasi suatu penampang tiap detik.
Arti tiap simbol: = arus listrik (ampere, A), = muatan yang mengalir (coulomb, C), = selang waktu (sekon, s). Satu ampere berarti satu coulomb muatan lewat per sekon.
Arus listrik adalah laju aliran muatan listrik melintasi suatu penampang penghantar. Arah arus konvensional ditetapkan dari kutub positif ke kutub negatif sumber โ berlawanan dengan arah gerak elektron yang sebenarnya.
Bayangkan arus seperti laju air mengalir di pipa: adalah volume air yang lewat, adalah waktunya. Keran dibuka lebar (arus besar) mengalirkan air lebih cepat; keran terpelintir (arus kecil) meneteskan air perlahan. Satu ampere sebenarnya jumlah yang sangat besar โ sekitar elektron per detik.
Untuk merasakan skala muatan ini, geser slider di bawah yang memetakan arus terhadap jumlah muatan yang lewat per detik. Satu ampere saja sudah berarti jutaan miliar muatan tiap saat.
Tegangan, hambatan, dan hukum Ohm
Tiga besaran saling terkait dalam hubungan yang ditemukan Georg Ohm pada 1827. Tegangan () adalah dorongan dari sumber (baterai) yang mendorong muatan bergerak. Hambatan () adalah rintangan penghantar yang memperlambat muatan. Arus () adalah hasilnya โ laju aliran yang ditentukan oleh perimbangan keduanya.
Arti tiap simbol: = tegangan (volt, V), = arus (ampere, A), = hambatan (ohm, ). Bisa diubah bentuk: atau . Pada resistor ohmik, konstan sehingga dan berbanding lurus.
Tegangan adalah tekanan air keran, hambatan adalah sempitan pipa, arus adalah laju air mengalir. Tekanan besar (V naik) mendorong air makin deras; sempitan makin ketat (R naik) memperlambat air. Begitulah V dan R bekerja sama menentukan I.
Karakteristik hukum Ohm: garis lurus VโI
Bila kamu menggambar grafik tegangan terhadap arus pada resistor ohmik, hasilnya adalah garis lurus yang melalui pusat โ gradiennya sama dengan nilai hambatan. Inilah ciri khas bahan ohmik: perbandingan selalu konstan. Bahan non-ohmik (seperti bohlam pijar yang memanas, atau dioda) tidak mengikuti garis lurus ini.
V naik, R tetap: arus ikut naik berbanding lurus
Pada eksperimen pertama, kita tetapkan hambatan konstan dan naikkan tegangan. Hasilnya sederhana namun fundamental: arus berbanding lurus dengan tegangan. Tegangan dua kali lipat, arus dua kali lipat; tegangan setengah, arus setengah.
Pada widget di bawah, resistor 6 ฮฉ dijaga tetap sementara tegangan sumber dinaikkan dari 6 V ke 12 V lalu 24 V. Amati arusnya: 1 A โ 2 A โ 4 A. Setiap kali V dilipatduakan, I juga dilipatduakan โ itulah arti โberbanding lurusโ.
R naik, V tetap: arus turun berbanding terbalik
Eksperimen kedua adalah kebalikannya: tegangan konstan, hambatan diubah. Kini arus berbanding terbalik dengan hambatan. Hambatan dua kali lipat, arus setengah; hambatan sepertiga, arus tiga kali. Inilah yang menjelaskan kenapa kawat panjang/tipis (R besar) menghantarkan arus lebih kecil daripada kawat pendek/tebal.
Pada widget di bawah, baterai 12 V dijaga tetap sementara resistor diganti dari 3 ฮฉ โ 6 ฮฉ โ 12 ฮฉ. Amati arusnya: 4 A โ 2 A โ 1 A. Setiap kali R dilipatduakan, I berubah menjadi setengahnya โ itulah arti โberbanding terbalikโ.
Daya listrik dan efek kalor
Arus yang mengalir melalui resistor tidak hanya โlewatโ โ ia mengubah energi listrik menjadi kalor (atau cahaya, pada bohlam). Laju perubahan energi itu disebut daya listrik, dan inilah yang menentukan bohlam terang atau setrika panas.
Arti tiap simbol: = daya listrik (watt, W), = tegangan, = arus, = hambatan. Tiga bentuk ekuivalen (campur dengan ). Bohlam 60 W pada 220 V menarik arus A.
Bentuk menjelaskan mengapa kabel kecil yang berarus besar bisa menyerap kalor banyak dan kebakaran โ daya hilang sebanding kuadrat arus. Inilah dasar mengapa transmisi listrik jarak jauh memakai tegangan sangat tinggi: dengan V besar, I kecil, sehingga rugi kalor di kabel turun drastis.
Pada widget di bawah, satu resistor mewakili elemen bohlam. Geser slider dan rasakan: semakin besar daya P, semakin โterangโ (panas) elemen itu bekerja.
Arus dan hukum Ohm adalah pintu masuk elemen kelistrikan TKA Fisika (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Tiga tipe lazim: (1) hitung dari dan ; (2) bandingkan arus bila atau diubah (V dua kali โ I dua kali; R dua kali โ I setengah); (3) hitung daya dan kalor. Jebakan terbesar: keliru membedakan daya (linear) dari (kuadrat terhadap arus).
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Sebuah resistor 8 ฮฉ dihubungkan ke baterai 24 V. (a) Berapa arus yang mengalir? (b) Berapa muatan yang lewat dalam 30 sekon? (c) Berapa daya yang dibebankan resistor?
A. Arusnya 3 ampere.
, sehingga C. Sembilan puluh coulomb muatan melintasi resistor dalam 30 sekon.
W. (Bisa dicek dengan bentuk lain: W โ sama.) Resistor membebani daya 72 watt, yang diubah seluruhnya menjadi kalor.
Jebakan: tertukar antara berbanding lurus dan berbanding terbalik. Yang benar: pada resistor ohmik, arus berbanding lurus dengan tegangan (V naik โ I naik) tetapi berbanding terbalik dengan hambatan (R naik โ I turun). Tip: tulis ulang ke agar hubungannya jelas.
Jebakan: mengira arus โterbagiโ atau โberkurangโ setelah melewati resistor dalam rangkaian seri tunggal. Yang benar: dalam satu loop seri, arus sama di mana saja โ resistor hanya menentukan besar arus total lewat , bukan โmenyerapโ sebagian arus.
Jebakan: keliru membedakan (linear di I) dari (kuadrat di I). Yang benar: keduanya ekuivalen hanya jika V dijatuhkan seluruhnya pada R itu. Untuk daya hilang di kabel transmisi yang R-nya kecil, menunjukkan kerugian sangat sensitif terhadap arus โ itulah alasan transmisi memakai V tinggi agar I kecil.
- Arus ; satu ampere = satu coulomb per sekon.
- Hukum Ohm: ; varian dan .
- Pada resistor ohmik, V dan I berbanding lurus; I dan R berbanding terbalik.
- Karakteristik VโI resistor ohmik = garis lurus melalui pusat, gradien = R.
- Daya ; rugi kalor transmisi sebanding .
- Arah arus konvensional (+ ke โ) berlawanan dengan arah gerak elektron.