Langsung ke isi
Lyra
Ekonomi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Pengangguran: Jenis & Penyebab

Setelah ini kamu bisa mengklasifikasikan pengangguran menjadi friksional, struktural, siklikal, dan musiman serta menjelaskan penyebab tiap jenis.

Seorang lulusan sarjana baru pindah ke kota dan sedang mencari kerja selama dua bulan. Di pabrik lain, ratusan pekerja terkena PHK karena resesi. Di sawah, petani menunggu musim tanam. Ketiganya menganggur, tetapi sebabnya berbeda. Mengapa pengangguran dibagi menjadi beberapa jenis? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap kasus, lalu pilah ke kolom jenis pengangguran yang tepat.

Apa itu pengangguran

Pengangguran adalah orang yang termasuk angkatan kerja (sedang mencari kerja) tetapi belum mendapat pekerjaan. Birokrat BPS membagi pengangguran ke dalam beberapa jenis berdasarkan penyebabnya. Pemahaman ini penting karena solusi tiap jenis berbeda. Pengangguran friksional tidak perlu dikhawatirkan seperti pengangguran siklikal, misalnya.

Pengangguran adalah bagian angkatan kerja yang sedang aktif mencari pekerjaan tetapi belum mendapatkannya pada suatu periode tertentu.

Pengangguran friksional

Pengangguran friksional terjadi karena proses pencarian kerja membutuhkan waktu. Lulusan baru, orang pindah kerja, atau ibu yang baru kembali bekerja biasanya masuk kategori ini. Penyebabnya bukan ekonomi melemah, melainkan informasi yang belum match antara pencari dan lowongan. Jenis ini relatif normal dan jangka pendek.

Bayangkan friksional seperti jeda antar kereta. Kamu baru turun dari satu kereta (keluar sekolah/kerja), dan harus mencari kereta berikutnya (kerja baru). Jeda ini wajar, bukan tanda kereta rusak.

Pengangguran struktural

Pengangguran struktural terjadi karena perubahan struktur ekonomi. Kemajuan teknologi, perubahan permintaan, atau relokasi industri membuat keterampilan lama tidak lagi dibutuhkan. Contoh: operator mesin tik yang tergantikan komputer, atau penjahit yang tergantikan pabrik garmen otomatis. Penyebabnya memerlukan pelatihan ulang agar pekerja bisa beradaptasi.

Pengangguran siklikal

Pengangguran siklikal terjadi karena siklus konjuktur ekonomi (resesi/depresi). Saat ekonomi melemah, permintaan turun, perusahaan menekan biaya dengan PHK. Contoh: krisis 1998, krisis 2008, atau pandemi 2020. Ciri khasnya: terjadi ketika PDB anjlok dan banyak industri terdampak sekaligus. Solusinya adalah kebijakan makro untuk memulihkan permintaan agregat.

Pengangguran musiman dan alur PHK resesi

Pengangguran musiman terjadi karena fluktuasi musim: petani menunggu musim tanam, pemandu wisata menunggu musim liburan. Bersifat periodik dan bisa diantisipasi. Sementara itu, PHK akibat resesi mengikuti alur tertentu: ekonomi melambat โ†’ permintaan turun โ†’ perusahaan rugi โ†’ PHK. Memahami alur ini membantu kamu membedakannya dengan jenis lain.

Jebakan: menyamakan friksional dengan siklikal karena sama-sama โ€œbelum kerjaโ€. Yang benar: friksional jangka pendek karena transisi normal, siklikal karena resesi yang memerlukan intervensi kebijakan makro.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah pabrik tekstil menutup 50% lini produksi karena kain impor lebih murah, sehingga 200 pekerja kehilangan kerja. Jenis pengangguran apa ini?

Penyebabnya adalah perubahan struktur industri: persaingan kain impor yang mengubah lanskap produksi domestik. Ini bukan resesi umum.

Termasuk pengangguran struktural, karena struktur industri tekstil berubah dan keterampilan pekerja lama tidak lagi match dengan kebutuhan baru.

Jebakan: menganggap semua pengangguran memerlukan intervensi pemerintah besar. Yang benar: friksional dan musiman relatif wajar; siklikal dan struktural yang perlu kebijakan makro dan pelatihan ulang.

Jebakan: menyamakan struktural dengan siklikal. Yang benar: struktural karena perubahan struktur industri (teknologi, permintaan jangka panjang), siklikal karena siklus konjuktur jangka pendek (resesi).

  • Pengangguran = angkatan kerja yang belum dapat kerja.
  • Friksional: transisi antar pekerjaan, jangka pendek.
  • Struktural: perubahan teknologi/struktur, perlu pelatihan ulang.
  • Siklikal: resesi, perlu kebijakan makro.
  • Musiman: ikut fluktuasi musim (tani, wisata).