Pasar Modal & Pasar Tanah
Setelah ini kamu bisa mengenali pasar modal (suku bunga) dan pasar tanah (sewa) sebagai pasar faktor produksi dengan ciri dan imbalan masing-masing.
Saat menabung di bank, kamu dapat bunga. Saat menyewakan tanah, kamu dapat uang sewa. Bunga dan sewa adalah harga dari dua faktor produksi: modal dan tanah. Pasar modal mempertemukan penawaran dana (penabung) dan permintaan dana (peminjam), dengan suku bunga sebagai harga. Pasar tanah mempertemukan penawaran lahan dan permintaan, dengan sewa sebagai harga. Kedua pasar menentukan imbalan pemilik faktor produksi. Coba pilah di bawah.
Pasar modal
Pasar modal mempertemukan penawaran dana (dari penabung/investor) dengan permintaan dana (dari peminjam/perusahaan). Harga dana adalah suku bunga โ imbalan menabung dan biaya meminjam. Penawaran dana naik saat bunga tinggi (penabung tergiur); permintaan dana turun saat bunga tinggi (peminjam ogah). Titik temu keduanya menentukan suku bunga keseimbangan. Bank dan lembaga keuangan berperan sebagai perantara, menghimpun dana penabung dan menyalurkan ke peminjam.
Pasar modal adalah pasar faktor produksi modal yang mempertemukan penawaran dana dengan permintaan dana, dengan suku bunga sebagai harga. Pasar tanah adalah pasar faktor produksi tanah/lahan, dengan sewa sebagai imbalan pemilik. Sewa adalah imbalan pemilik tanah atas penggunaan lahannya.
Pasangkan faktor dengan imbalannya.
Pasar tanah
Pasar tanah berbeda dari modal karena penawaran tanah praktis tetap (jumlah lahan di bumi terbatas, tak dapat ditambah). Permintaan tanah tergantung kesuburan, lokasi, dan kegunaan potensial. Tanah lokasi strategis (pusat kota, dekat stasiun) permintaan tinggi, sewanya mahal. Tanah terpencil permintaan rendah, sewa murah. Sewa tanah adalah imbalan pemilik lahan atas penggunaan lahannya. Karena penawaran tetap, harga/ sewa tanah sangat ditentukan permintaan โ inilah mengapa harga tanah di kota besar terus naik seiring permintaan.
Sorot ciri pasar modal.
Penawaran tanah yang tetap
Penawaran total tanah di suatu wilayah praktis tetap (jumlah lahan tidak berubah). Ini berbeda dari barang biasa di mana penawaran bisa naik saat harga naik. Akibatnya, kenaikan permintaan tanah tidak diimbangi kenaikan penawaran โ harga/ sewa melonjak. Lokasi yang strategis (kota, jalan raya) menyebabkan permintaan tinggi pada tanah yang sama, sehingga sewa/harga sangat mahal. Inilah mengapa investasi tanah di lokasi strategis sering menguntungkan, dan mengapa perencanaan tata ruang penting.
Susun langkah penentuan suku bunga.
Bayangkan pasar modal seperti toko sewa alat. Penabung adalah pemilik alat yang menyewakan (menawarkan dana), peminjam adalah penyewa yang butuh alat (perusahaan). Bunga adalah tarif sewa โ tinggi saat alat langka, rendah saat alat berlebih. Bank adalah toko yang mempertemukan pemilik dan penyewa, mengambil selisih sebagai fee. Pasar tanah berbeda: jumlah tanah tetap (tidak bisa dibuat baru), jadi tanah strategis jadi sangat mahal karena banyak yang berebut yang sama.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Mengapa harga tanah di pusat kota jauh lebih mahal dari tanah di desa?
Jumlah tanah di pusat kota terbatas dan tetap โ tak bisa ditambah.
Banyak kegiatan ekonomi di pusat kota (kantor, toko, apartemen) โ permintaan tanah tinggi. Penawaran tetap + permintaan tinggi โ harga/sewa melonjak. Tanah desa permintaan rendah, jadi murah.
Jebakan: menyamakan sewa tanah dengan harga beli tanah. Yang benar: sewa adalah imbalan berkala atas penggunaan tanah (mis. Rp 5 juta/tahun). Harga beli adalah nilai pasar tanah sebagai aset (mis. Rp 500 juta). Harga beli berkaitan dengan sewa (capitalisasi sewa menjadi harga), tetapi keduanya berbeda. Pemilik bisa menyewakan tanah (dapat sewa) atau menjualnya (dapat harga).
Jebakan: menyangka suku bunga bank tunggal. Yang benar: ada banyak suku bunga โ bunga simpanan (tabungan, deposito), bunga pinjaman (kredit), bunga acuan (BI rate). Bunga simpanan biasanya lebih rendah dari pinjaman; selisihnya adalah margin bank. Suku bunga acuan ditetapkan BI dan memengaruhi bunga bank umum. Konteks penting saat membahas โbungaโ โ yang mana?
- Pasar modal: pertemuan penawaran-permintaan dana, harga = suku bunga.
- Pasar tanah: harga = sewa, penawaran tetap.
- Imbalan: tenaga kerjaโupah, tanahโsewa, modalโbunga, wirausahaโlaba.
- Penawaran tanah tetap โ permintaan tinggi = harga tinggi.
- Bank perantara pasar modal.