Sistem Saraf & Hormon (Pengantar)
Setelah ini kamu bisa membedakan sistem saraf dan sistem hormon, menyebut komponen neuron, dan menjelaskan jalur lengkung refleks.
Saat tangan menyentuh panci panas, dalam sepersekian detik tangan sudah terlepas โ sebelum kamu sempat berpikir. Itu refleks, kerja sistem saraf yang cepat. Sementara itu, gula darah setelah makan dijaga oleh insulin dan glukagon โ kerja hormon yang lambat namun bertahan lama. Dua sistem kendali ini bekerja sama mempertahankan homeostasis: saraf respons cepat, hormon respons lambat. Coba pilah sendiri di bawah.
Sistem saraf dan neuron
Sistem saraf adalah jaringan komunikasi cepat tubuh, dibagi sistem saraf pusat ( otak dan sumsum tulang belakang ) dan sistem saraf tepi ( saraf yang menuju organ ). Unit dasarnya adalah neuron, sel khusus yang menghantarkan impuls listrik. Neuron punya tiga bagian: dendrit ( menerima sinyal masuk ), badan sel ( memproses, berisi inti ), dan akson ( mengirim sinyal keluar ). Ujung akson bersinaps dengan sel target, melepas neurotransmitter yang menularkan sinyal ke sel berikutnya. Sel saraf dapat dipisah berdasarkan fungsi: sensorik ( dari reseptor ke pusat ), motorik ( dari pusat ke efektor ), dan konektor ( antar-neuron di pusat ).
Neuron adalah sel saraf yang menghantarkan impuls listrik, terdiri dari dendrit, badan sel, dan akson. Sinaps adalah celah antara ujung akson satu neuron dan sel target ( neuron, otot, kelenjar ) tempat neurotransmitter dilepas. Impuls saraf ( potensial aksi ) adalah perubahan muatan listrik yang menjalar sepanjang akson. Refleks adalah respons otomatis tanpa kesadaran terhadap rangsangan tertentu. Homeostasis adalah pemeliharaan lingkungan dalam tubuh pada keadaan stabil.
Hormon dan kelenjar
Sistem hormon ( endokrin ) mengatur tubuh dengan zat kimia yang dilepaskan ke darah. Hormon berikutan dengan sel target yang punya reseptor spesifik, sehingga hormon tertentu hanya memengaruhi jaringan tertentu. Kelenjar utama: hipofisis ( hormone pertumbuhan, TSH, ACTH ), tiroid ( tiroksin yang atur metabolisme ), pankreas ( insulin turunkan gula, glukagon naikkan ), adrenal ( adrenalin untuk respons stres, kortisol ), ovarium ( estrogen, progesteron ), dan testis ( testosteron ). Berbeda dengan saraf yang cepat, hormon bekerja lambat tetapi efeknya bertahan lama dan menyeluruh.
Pasangkan kelenjar dengan hormon utamanya.
Lengkung refleks
Refleks adalah jalur respons otomatis yang tak melibatkan kesadaran, melindungi tubuh dari bahaya dengan cepat. Lengkung refleks dimulai dari reseptor rangsangan ( misalnya ujung saraf di kulit ), berlanjut ke neuron sensorik menuju sumsum tulang belakang, lalu ke neuron konektor ( di sumsum ), kemudian ke neuron motorik yang keluar dari sumsum ke efektor ( otot ). Efektor merespons ( menarik tangan ). Refleks tidak melalui otak untuk respon cepat, tetapi sinyal tetap diteruskan ke otak setelah respon agar kamu sadar ( dan merasa sakit ).
Sorot ciri lengkung refleks.
Bayangkan tubuh sebagai kota. Sistem saraf adalah jaringan telepon instan โ panggilan langsung sampai dalam milidetik, tetapi hanya ke nomor tertentu ( saraf tertuju ke sel tertentu ). Sistem hormon adalah surat edaran lewat pos ( darah ) โ lambat sampai, tetapi bisa menuju banyak rumah yang punya kotak surat khusus ( reseptor hormon ). Refleks adalah alarm kebakaran otomatis: sensor di kulit terdeteksi panas, sinyal langsung ke pusat komando sumsum, perintah keluar ke otot, semuanya tanpa menunggu keputusan kantor pusat ( otak ).
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Urutkan jalur lengkung refleks saat tangan menyentuh benda panas.
Susun langkah impuls refleks.
Ujung saraf sensorik di kulit bertindak sebagai reseptor yang mendeteksi suhu tinggi. Rangsangan diubah menjadi impuls listrik yang menjalar sepanjang akson neuron sensorik menuju sumsum tulang belakang.
Di sumsum, neuron konektor menyambungkan ke neuron motorik yang membawa perintah keluar ke otot lengan ( efektor ). Otot berkontraksi menarik tangan dari benda panas dalam sepersekian detik. Sinyal juga diteruskan ke otak sehingga kamu sadar telah menyentuh benda panas dan merasa sakit sesaat setelah refleks.
Jebakan: menyamakan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Yang benar: sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang ( memproses informasi ). Sistem saraf tepi adalah semua saraf di luar pusat yang menghubungkan pusat dengan organ tubuh ( saraf kranial, saraf spinal ). Refleks melibatkan keduanya: rangsangan masuk lewat saraf tepi, diproses di sumsum ( pusat ), respons keluar lewat saraf tepi ke otot.
Jebakan: menganggap hormon memengaruhi semua sel tubuh. Yang benar: hormon hanya memengaruhi sel target yang punya reseptor spesifik untuk hormon itu. Itulah mengapa insulin memengaruhi sel hati dan otot ( reseptor insulin ) tetapi tidak memengaruhi sel darah merah. Selektivitas reseptor inilah yang membuat sistem hormon bisa mengatur banyak fungsi berbeda tanpa saling campur aduk.
- Sistem saraf cepat ( impuls listrik ); sistem hormon lambat ( zat kimia lewat darah ).
- Neuron: dendrit terima, badan sel proses, akson kirim sinyal.
- Kelenjar utama: hipofisis, tiroid, pankreas, adrenal, ovarium, testis.
- Lengkung refleks: reseptor-sensorik-sumsum-motorik-efektor ( tanpa otak ).
- Hormon hanya berikutan dengan sel target yang punya reseptor spesifik.