Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca

Siklus Sel: Interfase

Setelah ini kamu bisa menjelaskan fase G1, S, dan G2 interfase sebagai masa pertumbuhan dan replikasi DNA.

Sebelum sebuah sel membelah menjadi dua, ia harus bersiap seperti atlet sebelum lomba. Ia tumbuh, menggandakan perlengkapan, dan menyalin instruksi yang akan diwariskan. Seluruh persiapan ini berlangsung dalam masa yang disebut interfase โ€” bagian terpanjang dari siklus sel, sering 90 persen dari waktu hidup sel. Di sinilah sel menggandakan DNA-nya dengan teliti, agar tiap sel anak menerima salinan lengkap. Tanpa interfase, pembelahan akan menghasilkan sel yang kekurangan. Coba pilah fase interfase di bawah.

Seret tiap peristiwa ke fase yang sesuai (G1, S atau G2), lalu tekan Periksa.

Tiga fase interfase

Siklus sel terdiri dari dua bagian besar: interfase (masa persiapan) dan fase M (pembelahan inti atau mitosis). Interfase dibagi menjadi tiga fase berurutan. Fase G1 (gap 1) adalah masa pertumbuhan awal โ€” sel membesar, membuat protein, dan menghasilkan organel baru. Fase S (sintesis) adalah saat DNA digandakan โ€” tiap kromosom membuat salinan diri. Fase G2 (gap 2) adalah persiapan akhir โ€” sel membesar lagi, memperbaiki kesalahan replikasi, dan memastikan semua siap untuk mitosis.

Interfase adalah masa dalam siklus sel ketika sel tidak membelah, tetapi aktif tumbuh dan mereplikasi DNA. Tiga fasenya: G1 (pertumbuhan awal), S (replikasi DNA), dan G2 (persiapan sebelum pembelahan).

Urutkan fase siklus sel dengan benar.

Replikasi DNA di fase S

Peristiwa paling penting interfase adalah replikasi DNA di fase S. Sebelum fase S, sel memiliki kandungan DNA tertentu (dilambangkan 2C untuk sel diploid). Setelah replikasi, kandungan DNA menjadi dua kali lipat (4C) karena tiap kromosom kini memiliki dua kromatid saudara identik. Kromatid saudara ini akan dipisahkan nanti pada mitosis, sehingga tiap sel anak menerima satu salinan lengkap. Tanpa replikasi di fase S, sel anak akan kekurangan materi genetik.

Pasangkan fase dengan kejadian utamanya.

Lihat jam siklus sel interfase sebagai bangun.

Hitung sendiri kandungan DNA setelah replikasi.

Bayangkan interfase seperti persiapan pesta. G1 adalah belanja bahan dan menata dapur (pertumbuhan). S adalah mencetak undangan dua rangkap โ€” satu untuk tiap tamu yang akan hadir (replikasi DNA). G2 adalah terakhir cek apakah semua undangan sudah siap dan kue sudah matang. Baru setelah semua lengkap, pesta dimulai (mitosis) dan tamu dibagi ke dua meja (dua sel anak).

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Suatu sel memiliki kandungan DNA 2C pada awal interfase. Berapa kandungan DNA setelah fase S, setelah mitosis, dan di tiap sel anak?

Fase S menggandakan DNA: 2Cร—2=4C2C \times 2 = 4C.

Mitosis memisahkan kromatid saudara; kandungan total sel tetap 4C sebelum sitokinesis.

Sitokinesis membagi sitoplasma menjadi dua sel anak. Tiap sel anak menerima 4C/2=2C4C / 2 = 2C โ€” sama seperti sel induk awal.

Jebakan: mengira interfase adalah masa diam ketika sel tidak aktif. Yang benar: interfase justru masa paling sibuk โ€” sel tumbuh, membuat protein, menggandakan DNA, dan menyiapkan organel. Mitosis (yang sering dianggap aktivitas utama) sebenarnya hanya bagian kecil dari siklus sel.

Jebakan: menyamakan kandungan DNA setelah fase S dengan kandungan tiap sel anak. Yang benar: setelah fase S kandungan DNA menjadi 4C (dua kali lipat). Tetapi setelah mitosis dan sitokinesis, tiap sel anak kembali ke 2C โ€” karena kromatid saudara dipisahkan ke sel berbeda.

  • Interfase = G1 + S + G2 (90 persen siklus sel).
  • G1: pertumbuhan dan sintesis organel.
  • S: replikasi DNA, kandungan DNA menjadi dua kali lipat.
  • G2: persiapan akhir sebelum mitosis.
  • Tiap sel anak menerima kandungan DNA sama dengan sel induk.