Perbedaan Sel Hewan & Tumbuhan
Setelah ini kamu bisa membedakan ciri sel hewan (sentriol, lisosom) dan sel tumbuhan (dinding sel, kloroplas, vakuola besar).
Di bawah mikroskop, sel daun dan sel pipi terlihat berbeda. Sel daun memiliki dinding tebal yang membuatnya berbentuk kaku kotak, dan bintik hijau kloroplas yang berjejal di pinggir. Sel pipi manusia lentur dan tak beraturan, tanpa kloroplas, tetapi punya sentriol kecil di dekat inti. Perbedaan ini bukan kebetulan โ setiap ciri mencerminkan cara hidup yang berbeda. Tumbuhan harus membuat makanan sendiri dan berdiri tegak; hewan harus bergerak cekatan. Coba pilah organel khasnya di bawah.
Organel khas tumbuhan
Sel tumbuhan memiliki tiga ciri yang tidak ada di sel hewan. Pertama, dinding sel tebal dari selulosa membungkus membran plasma โ memberi bentuk kaku dan kotak serta menjaga sel tetap tegak. Kedua, kloroplas tempat fotosintesis berlangsung โ mengubah cahaya menjadi gula, sesuatu yang tidak bisa dilakukan hewan. Ketiga, vakuola besar sentral yang bisa menempati hingga 90 persen volume sel โ menyimpan air, ion, dan pigmen, sekaligus memberi tekanan turgor yang membuat daun segar. Tumbuhan juga punya plasmodesmata, saluran kecil yang menembus dinding sel untuk komunikasi antar sel.
Dinding sel tumbuhan adalah lapisan keras dari selulosa di luar membran plasma yang memberi bentuk kaku dan dukungan mekanik. Kloroplas adalah organel berwarna hijau tempat fotosintesis. Vakuola besar sentral adalah rongga penyimpan air dan zat terlarut yang menjaga tekanan turgor sel tumbuhan.
Pasangkan ciri dengan jenis selnya.
Organel khas hewan
Sel hewan punya ciri yang tidak ada di sel tumbuhan. Sentriol adalah sepasang struktur silindris kecil di dekat inti; bersama dengan sitosentriol ia membentuk sentrosom yang berperan dalam pembelahan sel. Lisosom, organel berisi enzim pencernaan, adalah ciri khas hewan โ sel tumbuhan menggunakan vakuola besar untuk fungsi serupa. Sel hewan tidak punya dinding sel, sehingga bentuknya lentur dan bisa berubah; ini memungkinkan sel-selnya bergerak dan membentuk jaringan yang fleksibel. Itulah sebabnya sel darah putih bisa berubah bentuk untuk menelan kuman.
Bagi fungsi organel khas.
Lihat perbandingan sel hewan dan tumbuhan sebagai bangun.
Bayangkan sel tumbuhan sebagai rumah batu dan sel hewan sebagai tenda. Rumah batu (dinding sel) kaku, kokoh, tak bisa pindah โ cocok untuk tumbuhan yang diam. Tenda (sel hewan) lentur, bisa berubah bentuk dan pindah โ cocok untuk hewan yang bergerak. Karena diam, tumbuhan butuh dapur sendiri (kloroplas) untuk membuat makanan; karena hewan bisa berpindah, ia cukup mencari makan, tak perlu kloroplas.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Seorang siswa mengamati sel di bawah mikroskop. Ia melihat dinding sel, kloroplas hijau, dan vakuola besar di tengah. Termasuk jenis sel apa yang diamati? Sebutkan dua fungsi organel khas yang terlihat.
Dinding sel + kloroplas + vakuola besar adalah ciri sel tumbuhan.
Kloroplas berfungsi untuk fotosintesis โ mengubah cahaya menjadi gula.
Vakuola besar menyimpan air dan pigmen, serta menjaga tekanan turgor agar sel tumbuhan tegak.
Jebakan: mengira lisosom ada di sel tumbuhan. Yang benar: lisosom adalah organel khas sel hewan. Sel tumbuhan menggunakan vakuola besar untuk fungsi pencernaan, tetapi vakuola tidak identik dengan lisosom.
Jebakan: menyamakan dinding sel dengan membran sel. Yang benar: dinding sel adalah lapisan keras di luar membran sel (plasma) โ hanya pada sel tumbuhan. Membran sel ada pada semua sel, tipis dan lentur. Keduanya berbeda lapisan dan fungsi.
- Sel tumbuhan khas: dinding sel, kloroplas, vakuola besar, plasmodesmata.
- Sel hewan khas: sentriol, lisosom, sentrosom, bentuk lentur.
- Dinding sel membuat sel tumbuhan kaku dan tegak.
- Kloroplas untuk fotosintesis; vakuola untuk simpan air dan turgor.
- Lisosom untuk pencernaan (khas hewan); sentriol untuk pembelahan.