Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Rantai & Jaring Makanan: Aliran Energi

Setelah ini kamu bisa menjelaskan perpindahan energi lewat rantai dan jaring makanan serta tingkat trofiknya.

Rumput dimakan belalang, belalang dimakan katak, katak dimakan ular. Itulah rantai makanan, jalur energi matahari mengalir dari tumbuhan ke predator puncak. Tapi energi tidak pindah utuh โ€” tiap langkah, sekitar 90 persen energi hilang sebagai panas. Itulah mengapa predator puncak selalu sedikit. Bagaimana energi mengalir di ekosistem? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap organisme, lalu pilah ke peran trofiknya, kemudian tekan Periksa.

Rantai dan jaring makanan

Rantai makanan adalah urutan pemindahan energi dari satu organisme ke organisme lain lewat peristiwa makan-dimakan. Tiap posisi dalam rantai disebut tingkat trofik. Tingkat pertama selalu produsen (tumbuhan, alga) yang membuat makanan sendiri lewat fotosintesis. Tingkat berikutnya konsumen: konsumen primer (herbivora), konsumen sekunder (karnivora tingkat I), konsumen tersier (karnivora puncak). Pengurai (jamur, bakteri) mengurai bangkai dan kotoran mengembalikan zat ke tanah. Di alam, banyak rantai saling terhubung membentuk jaring makanan yang kompleks.

Rantai makanan adalah urutan perpindahan energi dan materi dari produsen ke konsumen lewat peristiwa makan-dimakan; tingkat trofik adalah posisi organisme dalam urutan itu.

Pasangkan tingkat trofik dengan contohnya.

Aliran energi dan hukum 10 persen

Energi mengalir satu arah: matahari - produsen - konsumen - pengurai. Namun tiap naik tingkat trofik, hanya sekitar 10 persen energi yang dipindahkan ke tingkat berikutnya; 90 persen sisanya hilang sebagai panas, dipakai metabolisme, atau tidak terkonsumsi. Itulah mengapa piramida energi selalu menyempit ke atas โ€” energi yang tersedia makin lama makin sedikit. Konsekuensinya, jumlah individu dan biomassa predator puncak selalu jauh lebih sedikit daripada produsen.

Urutkan rantai makanan padang rumput.

Piramida energi (90 persen hilang)

Lihat piramida energi sebagai bangun.

Bayangkan energi makanan seperti uang yang dipindahkan dari dompet ke dompet. Tiap kali pindah tangan, 90 persen uangnya โ€œjatuh di jalanโ€ (menjadi panas). Jadi kalau produsen punya 10.000 rupiah, belalang hanya menerima 1.000, katak 100, dan ular cuma 10 rupiah. Itulah mengapa rantai makanan jarang lebih dari empat sampai lima tingkat โ€” energinya habis.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Suatu ekosistem padang rumput memiliki produsen yang menyimpan total energi 10.000 kilojoule. Tentukan perkiraan energi yang tersedia bagi konsumen sekunder (peringkat ketiga).

Konsumen primer menerima sekitar 10 persen dari produsen: 10 persen kali 10.000 = 1.000 kilojoule.

Konsumen sekunder menerima sekitar 10 persen dari konsumen primer: 10 persen kali 1.000 = 100 kilojoule.

Energi yang tersedia bagi konsumen sekunder sekitar 100 kilojoule โ€” jauh lebih kecil dari 10.000 kilojoule produsen. Itulah mengapa jumlah konsumen sekunder selalu sedikit.

Jebakan: mengira energi mengalir dua arah (siklus). Yang benar: energi mengalir satu arah โ€” masuk sebagai cahaya matahari, ditangkap produsen, mengalir lewat rantai, lalu keluar sebagai panas. Yang bersiklus adalah materi (karbon, nitrogen, air), bukan energi.

Jebakan: menyamakan rantai makanan dengan jaring makanan. Yang benar: rantai makanan adalah satu jalur lurus (rumput-belalang-katak). Jaring makanan adalah banyak rantai yang saling terhubung karena satu organisme biasanya memakan dan dimakan banyak jenis lain. Jaring makanan menggambarkan kenyataan ekosistem yang lebih kompleks.

  • Rantai makanan = jalur energi dari produsen ke konsumen lewat makan-dimakan.
  • Tingkat trofik: produsen - konsumen primer - sekunder - tersier - pengurai.
  • Tiap naik tingkat, hanya sekitar 10 persen energi berpindah; 90 persen hilang sebagai panas.
  • Piramida energi menyempit ke atas โ€” predator puncak selalu sedikit.
  • Energi mengalir satu arah; materi (zat) bersiklus.