Pengelompokan Makhluk Hidup (Penyegaran IPA SMP)
Setelah ini kamu bisa menjelaskan dasar pengelompokan makhluk hidup, dan memilah hewan menjadi bertulang belakang (vertebrata) serta tidak bertulang belakang (invertebrata).
Ikan mas, katak, dan burung tampak sangat berbeda, tetapi ketiganya punya satu kesamaan: mereka bertulang belakang. Sebaliknya, cacing dan kupu-kupu tampak beragam namun sama-sama tidak punya tulang belakang. Bagaimana cara mengelompokkan hewan berdasarkan ciri seperti ini? Coba pilah sendiri di bawah.
Mengapa mengelompokkan
Pengelompokan (klasifikasi) makhluk hidup adalah penyusunan organisme ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan persamaan ciri, sehingga mudah dipelajari dan diingat.
Diperkirakan ada jutaan jenis makhluk hidup di bumi. Tanpa pengelompokan, mustahil mempelajari mereka satu per satu. Dengan mengelompokkan, kamu bisa membuat generalisasi: bila seekor hewan termasuk vertebrata, kamu tahu ia punya tulang belakang dan sistem organ yang khas, meski belum pernah melihat jenis itu sebelumnya.
Pengelompokan yang dipakai di IPA SMP sebagian besar berdasarkan ciri yang mudah diamati: ada tidaknya tulang belakang, cara bernapas, sumber makanan, dan lain-lain. Pengelompokan yang lebih teliti memakai hubungan kekerabatan, yang akan kamu pelajari lebih lanjut di kelas 10.
Vertebrata dan invertebrata
Pembagian paling dasar hewan adalah berdasarkan ada tidaknya tulang belakang. Vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang, mencakup ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia. Invertebrata adalah hewan tanpa tulang belakang, mencakup spons, cacing, moluska, dan serangga.
| Aspek | Vertebrata | Invertebrata |
|---|---|---|
| Tulang belakang | Ada | Tidak ada |
| Rangka dalam | Ada | Tidak (atau rangka luar) |
| Contoh | Ikan, katak, ular, burung, sapi | Cacing, bekicot, kupu-kupu, ubur-ubur |
| Jumlah jenis | Lebih sedikit | Lebih banyak |
Walaupun vertebrata seperti manusia dan gajah lebih akrab, sebagian besar jenis hewan di bumi justru invertebrata. Serangga saja sudah lebih dari satu juta jenis, jauh melampaui seluruh vertebrata digabung.
Mengabaikan invertebrata berarti melewatkan sebagian besar keanekaragaman hewan. Banyak invertebrata berperan penting: lebah membantu penyerbukan tanaman, cacing menggemburkan tanah, dan kupu-kupu menjadi indikator kesehatan lingkungan. Memahami kelompok ini sama pentingnya dengan vertebrata, terutama saat kamu mempelajari rantai makanan dan ekosistem di kelas 10.
Lima kelompok vertebrata
Vertebrata dibagi menjadi lima kelompok besar: ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia. Tiap kelompok punya ciri khas. Ikan bernapas dengan insang dan hidup di air; amfibi hidup dua fase (air dan darat) dengan kulit lembap; reptil bersisik dan bertelur di darat; burung berbulu dan bertelur; mamalia berbulu dan menyusui anaknya.
Cara mengingat kelima kelompok ini adalah dengan menyusun urutan perkembangan: ikan sepenuhnya di air, amfibi mulai mendarat sebagian, reptil sepenuhnya di darat, lalu burung dan mamalia menguasai udara dan darat dengan cara hidup berbeda. Pola ini membantu kamu melihat bagaimana vertebrata beradaptasi ke berbagai habitat sepanjang evolusi.
Pilah vertebrata ke kelompoknya berikut.
Cara cepat: tanyakan โdi mana hidupnya dan bagaimana ia bernapas/nafsu anak?โ Ikan di air dengan insang, mamalia menyusui anak, burung berbulu dan bertelur. Dari dua-tiga ciri saja, kamu biasanya bisa menempatkan vertebrata ke kelompoknya.
Pasangkan kelompok dengan ciri
Konsolidasi pemahaman dengan memasangkan kelompok hewan dan ciri khasnya.
Soal pembeda vertebrata-invertebrata dan ciri kelompok hewan lazim muncul di asesmen IPA. Kerangka acuan: kerangka asesmen Pusmendik (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025). Kunci: cek ada tidaknya tulang belakang dan ciri khas tiap kelompok.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Seekor hewan bertulang belakang, berambut, dan menyusui anaknya. Tentukan kelompoknya.
Bertulang belakang = vertebrata. Berambut dan menyusui anak adalah ciri khas mamalia.
Hewan ini termasuk vertebrata kelompok mamalia, seperti kucing, sapi, dan manusia.
Jebakan: menganggap hewan air selalu ikan. Yang benar: ada hewan air invertebrata (ubur-ubur, gurita) dan ada vertebrata non-ikan (lumba-lumba mamalia). Cek tulang belakang dan ciri lain, bukan hanya tempat hidup.
Jebakan: menyamakan cicak dengan mamalia karena berkaki empat. Yang benar: cicak adalah reptil bersisik bertelur, bukan mamalia yang menyusui.
- Klasifikasi = pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri.
- Hewan dibagi vertebrata (bertulang belakang) dan invertebrata (tanpa tulang belakang).
- Vertebrata lima kelompok: ikan, amfibi, reptil, burung, mamalia.
- Ciri khas: mamalia menyusui, burung berbulu bertelur, ikan bernapas insang.