Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Metode Ilmiah dalam Biologi

Setelah ini kamu bisa menjalankan siklus penyelidikan ilmiah dan membedakan variabel bebas, terikat, dan kontrol pada sebuah eksperimen biologi.

Mungkin kamu pernah dengar: โ€œTanaman lebih subur kalau sering diajak ngomong.โ€ Klaim seperti ini gampang diucapkan, tapi bagaimana kamu tahu itu benar atau hanya kebetulan? Metode ilmiah adalah cara teratur untuk menguji dugaan tanpa terjebak perasaan. Susun sendiri tahapnya di bawah.

Susun potongan di bawah menjadi urutan siklus penyelidikan yang benar, lalu tekan Periksa.

Lima langkah metode ilmiah

Metode ilmiah bukan ritual kaku, melainkan urutan logis: mulai dari hal yang kamu amati, lalu kamu ajukan pertanyaan yang bisa diuji, membuat dugaan terukur (hipotesis), menguji dengan eksperimen, dan menyimpulkan dari data. Urutan ini lahir dari cara berpikir ilmuwan agar kesimpulan tidak terjebak bias atau kebetulan belaka.

Yang membedakan metode ilmiah dari cara mencoba-coba biasa adalah sifatnya yang terbuka untuk diuji ulang orang lain. Sebuah kesimpulan dianggap kuat bila eksperimen yang sama, diulang dengan kondisi sama, menghasilkan data yang konsisten. Itulah sebabnya laporan ilmiah selalu menulis prosedur secara rinci supaya orang lain bisa mengulangnya.

Hipotesis adalah dugaan sementara yang menjelaskan sebuah fenomena dan dapat diuji dengan eksperimen. Hipotesis yang baik memuat hubungan sebab-akibat yang bisa diukur.

Tiga jenis variabel

Eksperimen yang adil hanya mengubah satu hal pada satu waktu. Hal yang sengaja kamu ubah disebut variabel bebas, hal yang kamu ukur sebagai hasil adalah variabel terikat, dan hal yang kamu jaga tetap sama adalah variabel kontrol. Tanpa membedakan ketiganya, hasil eksperimen jadi sulit ditafsirkan karena banyak hal berubah sekaligus.

Jenis variabelPeranContoh pada uji cahaya kecambah
BebasSengaja diubahAda atau tidaknya cahaya
TerikatDiukur sebagai hasilTinggi kecambah
KontrolDijaga tetap samaJenis biji, volume air, suhu

Pilah sendiri peran tiap faktor pada eksperimen kecambah.

Mengolah data dan menyimpulkan

Setelah eksperimen, kamu punya deretan angka. Agar tidak dibingungkan oleh variasi antar ulangan, hitung rata-rata dari beberapa tanaman pada tiap kelompok, lalu bandingkan rata-rata itu untuk menyimpulkan. Ulangan penting karena satu tanaman bisa saja tumbuh berbeda karena kebetulan, bukan karena perlakuan; rata-rata dari beberapa tanaman meredam pengaruh kebetulan itu.

Saat menafsirkan data, bandingkan kelompok uji dengan kelompok kontrol. Bila rata-rata berbeda jauh dan satu-satunya perbedaan adalah variabel bebas, kamu boleh menduga variabel bebas itulah penyebabnya. Bila perbedaannya kecil atau bervariasi liar, kesimpulanmu perlu lebih hati-hati atau perlu eksperimen ulang.

Latih menghitung rata-rata tinggi kecambah dari data berseed.

Berpikirlah seperti detektif: variabel bebas adalah โ€œtersangkaโ€ yang kamu periksa, variabel terikat adalah โ€œbuktiโ€ yang kamu ukur, dan variabel kontrol adalah โ€œaturan mainโ€ yang kamu kunci supaya tersangka lain tidak ikut campur.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Seorang siswa menyiram pot A dengan air biasa dan pot B dengan air garam 5 persen, lalu mencatat jumlah daun yang menguning setelah seminggu. Sebutkan variabel bebas, terikat, dan satu variabel kontrol yang harus dijaga.

Yang sengaja berbeda antara pot A dan pot B adalah jenis air (biasa vs garam). Jadi variabel bebasnya adalah jenis air.

Yang dicatat sebagai hasil adalah jumlah daun menguning. Itulah variabel terikat.

Variabel kontrol yang harus dijaga misalnya jenis tanaman, jumlah air, dan intensitas cahaya. Dengan kontrol itu, bila daun menguning berbeda, penyebabnya dapat ditelusuri ke jenis air.

Jebakan: mengubah lebih dari satu variabel bebas sekaligus. Yang benar: ubah satu hal saja; bila dua hal berubah, kamu tidak tahu mana penyebabnya.

Jebakan: mengira hipotesis yang terbukti salah itu gagal. Yang benar: hipotesis terbukti salah tetap hasil yang sah karena ia mempersempit kemungkinan penjelasan.

  • Metode ilmiah: amati, bertanya, hipotesis, uji, simpulkan.
  • Hipotesis adalah dugaan terukur yang dapat diuji.
  • Variabel bebas sengaja diubah, variabel terikat diukur, variabel kontrol dijaga sama.
  • Eksperimen yang adil hanya mengubah satu variabel bebas.
  • Rata-rata beberapa ulangan membuat data lebih andal.