Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Konsep & Tingkat Keanekaragaman Hayati

Setelah ini kamu bisa membedakan tiga tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis, dan ekosistem) dan menentukan tingkatnya dari sebuah contoh.

Indonesia punya rambutan dengan kulit merah, kuning, dan hijau. Punya burung cenderawasih, kasuari, dan merpati. Punya hutan hujan, mangrove, dan terumbu karang. Tiga ragam ini sebenarnya mewakili tiga tingkat keanekaragaman hayati yang berbeda. Coba pilah sendiri contohnya di bawah.

Seret tiap contoh ke tingkat keanekaragaman yang tepat, lalu tekan Periksa.

Tiga tingkat keanekaragaman hayati

Keanekaragaman hayati tidak hanya soal โ€œbanyaknya hewan dan tumbuhanโ€. Ia berlapis tiga: variasi di dalam satu jenis, ragam jenis itu sendiri, dan ragam ekosistem tempat makhluk hidup berada. Ketiga lapisan ini saling menopang: keanekaragaman gen memungkinkan populasi beradaptasi, keanekaragaman jenis menjaga keseimbangan jaring makanan, dan keanekaragaman ekosistem menyediakan beragam tempat hidup.

Mengapa ketiga tingkat ini penting? Bila sebuah jenis punya sedikit variasi gen, ia rentan terhadap penyakit atau perubahan lingkungan. Bila sebuah ekosistem hanya dihuni sedikit jenis, keseimbangannya gampang terganggu. Karena itu, melestarikan keanekaragaman berarti melindungi semua tiga tingkat sekaligus, bukan hanya satu.

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup dari segala sumber, mencakup tiga tingkat: keanekaragaman gen, jenis, dan ekosistem.

Keanekaragaman gen

Tingkat ini terlihat saat kamu membandingkan individu dalam satu jenis yang sama. Perbedaan warna kulit rambutan, pola bulu kucing, atau bentuk daun pada sejenis pohon disebabkan oleh perbedaan genetik antar individu.

Pikirkan keanekaragaman gen seperti variasi wajah dalam satu keluarga: semua orang sekeluarga, tetapi wajahnya tidak sama persis karena gen yang berbeda.

Variasi gen dalam satu jenis terbentuk melalui pewarisan dan mutasi. Pasangan induk menyumbang separuh gennya ke anak, lalu kombinasi baru melahirkan sifat baru. Bila lingkungan mendukung sifat tertentu, individu dengan sifat itu akan lebih banyak keturunannya, dan lama-kelamaan variasi gen populasi itu bergeser.

Inilah sebabnya petani tradisional menjaga beragam varietas padi, bukan hanya satu jenis. Varieti yang berbeda punya ketahanan berbeda terhadap hama dan iklim, sehingga bila satu gagal panen, varieti lain masih bisa selamat. Keanekaragaman gen menjadi jaring pengaman ketahanan pangan.

Keanekaragaman jenis

Tingkat ini terlihat saat kamu membandingkan banyak jenis berbeda di suatu wilayah. Burung cenderawasih, kasuari, dan merpati adalah tiga jenis berbeda. Makin banyak jenis yang ditemukan, makin tinggi keanekaragaman jenisnya. Hutan tropis Indonesia yang luas menampung ribuan jenis tumbuhan dan hewan, sehingga tingkat keanekaragaman jenisnya jauh lebih tinggi dibanding padang rumput.

Keanekaragaman ekosistem

Tingkat ini terlihat saat kamu membandingkan tipe habitat. Hutan hujan, mangrove, padang rumput, dan terumbu karang adalah ekosistem berbeda, masing-masing dengan penghuni khasnya sendiri. Ekosistem yang berbeda menyediakan layanan berbeda pula: hutan menyerap air hujan, mangrove menahan abrasi, dan terumbu karang menjadi tempat memijah ikan. Hilangnya satu tipe ekosistem berarti hilangnya layanan itu, sehingga manusia yang bergantung padanya ikut dirugikan.

Urutkan tingkat keanekaragaman dari yang terkecil ke terbesar.

Mengukur variasi

Pada sejenis tanaman, kamu bisa menghitung berapa banyak variasi yang muncul. Angka ini membantu membandingkan keanekaragaman gen antar populasi.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Di sebuah kebun terdapat mawar merah, mawar putih, dan mawar merah muda; di sebelahnya ada melati dan kenanga; dan kebun itu berbatasan dengan sawah. Tentukan tingkat keanekaragaman pada: (a) variasi mawar, (b) mawar-melati-kenanga, (c) kebun dan sawah.

Mawar merah, putih, dan merah muda adalah variasi dalam satu jenis, sehingga tingkatnya keanekaragaman gen.

Mawar, melati, dan kenanga adalah jenis berbeda, sehingga tingkatnya keanekaragaman jenis.

Kebun dan sawah adalah dua tipe ekosistem berbeda, sehingga tingkatnya keanekaragaman ekosistem.

Jebakan: menyebut variasi warna buah sebagai keanekaragaman jenis. Yang benar: selama masih satu jenis, variasi itu termasuk keanekaragaman gen.

Jebakan: menyamakan ekosistem dengan jumlah individu. Yang benar: ekosistem menyangkut tipe habitat beserta komunitas penghuninya, bukan sekadar menghitung hewan.

  • Keanekaragaman hayati ada tiga tingkat: gen, jenis, dan ekosistem.
  • Variasi dalam satu jenis = keanekaragaman gen.
  • Ragam banyak jenis = keanekaragaman jenis.
  • Ragam tipe habitat = keanekaragaman ekosistem.
  • Contoh konkret membantu membedakan tingkat yang berbeda.