Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

DNA: Struktur Heliks Ganda

Setelah ini kamu bisa mengenal struktur DNA sebagai heliks ganda dengan gula deoksiribosa, fosfat, dan basa A-T-G-C yang berpasangan komplementer.

Pada 1953, Watson dan Crick mengungkap struktur DNA yang mengubah biologi selamanya: dua untai memutar membentuk heliks ganda, dijalin oleh basa yang berpasangan spesifik. Dalam molekul inilah seluruh instruksi kehidupan tersimpan. Susunannya elegan: tulang punggung gula-fosfat di luar, basa berpasangan di dalam. Pola pasangan basa A-T dan G-C membuat DNA bisa dikopi dengan tepat. Bagaimana strukturnya bekerja? Coba pilah di bawah.

Baca tiap komponen, lalu pilah yang termasuk bagian DNA, kemudian tekan Periksa.

Tiga komponen nukleotida

DNA tersusun dari unit berulang yang disebut nukleotida. Tiap nukleotida terdiri dari tiga komponen: gula deoksiribosa (gula 5-karbon), gugus fosfat, dan basa nitrogen. Basa pada DNA ada empat jenis: adenin (A), timin (T), guanin (G), dan sitosin (C). Urutan basa inilah yang menyandikan informasi genetik.

DNA (asam deoksiribonukleat) adalah molekul penyimpan informasi genetik, berbentuk heliks ganda yang tersusun dari nukleotida. Tiap nukleotida terdiri dari gula deoksiribosa, fosfat, dan basa nitrogen (A, T, G, atau C).

Pasangkan basa dengan pasangan komplementernya.

Heliks ganda dan pasangan basa

DNA berbentuk heliks ganda: dua untai polinukleotida memutar seperti tangga berpilin. โ€œPagarnyaโ€ (tulang punggung gula-fosfat) menghadap luar, sedangkan โ€œanak tanggaโ€ (pasangan basa) menghadap dalam. Basa berpasangan spesifik: A selalu berpasangan dengan T (dua ikatan hidrogen), G dengan C (tiga ikatan hidrogen). Pola pasangan inilah yang memungkinkan DNA dikopi secara akurat.

Sorot ciri struktur heliks ganda.

Pengelompokan basa

Basa nitrogen DNA dikelompokkan menjadi dua: purin (A, G โ€” cincin ganda) dan pirimidin (T, C โ€” cincin tunggal). Pasangan basa selalu satu purin dengan satu pirimidin, menjaga lebar heliks tetap seragam. Urutan basa di sepanjang untai menyimpan kode genetik yang menentukan sifat organisme.

Susun tingkatan struktur DNA.

Bayangkan DNA seperti tangga spiral (heliks ganda). Pagarnya adalah tulang punggung gula-fosfat yang menghadap luar. Anak tangganya adalah pasangan basa yang menghadap dalam โ€” A selalu bertemu T, G selalu bertemu C. Karena pasangannya tetap, setiap untai bisa menjadi โ€œcetakanโ€ untuk membangun untai pasangannya. Itulah kunci mengapa DNA bisa dikopi dengan tepat.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Suatu untai DNA memiliki urutan basa A-T-G-C. Tulis urutan basa komplementernya pada untai pasangan.

A berpasangan T; T dengan A; G dengan C; C dengan G.

Urutan komplementer: T-A-C-G.

Jebakan: tertukar antara DNA dan RNA pada gula dan basa. Yang benar: DNA memakai gula deoksiribosa dan basa timin (T); RNA memakai gula ribosa dan basa urasil (U) menggantikan timin. A, G, C sama di keduanya.

Jebakan: menyamakan pasangan basa A-G atau T-C. Yang benar: pasangan basa DNA adalah A-T dan G-C. A-T dihubungkan dua ikatan hidrogen (lebih lemah), G-C tiga ikatan hidrogen (lebih kuat). Urutan basa yang kaya G-C cenderung lebih stabil.

  • DNA = heliks ganda, simpan informasi genetik.
  • Nukleotida = gula deoksiribosa + fosfat + basa.
  • Empat basa: adenin, timin, guanin, sitosin.
  • Pasangan basa: A-T dan G-C.
  • Tulang punggung gula-fosfat di luar, basa di dalam.