Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Bentuk & Metabolisme Bakteri

Setelah ini kamu bisa membedakan bentuk bakteri (kokus, basil, spiral) dan mengelompokkan metabolismenya (aerob, anaerob, autotrof, heterotrof).

Di lempeng agar, satu koloni bakteri tampak sebagai titik bulat. Namun di bawah mikroskop, bakteri itu bisa berbentuk bola, batang, atau spiral. Bentuk ini bukan sekadar tampilan โ€” ia menentukan bagaimana bakteri itu dikenali dan dibedakan. Begitu pula cara makannya: ada yang butuh oksigen, ada yang justru mati kena oksigen. Coba pilah bentuk dan metabolismenya sendiri di bawah.

Seret tiap nama contoh bakteri ke bentuk dasarnya, lalu tekan Periksa.

Tiga bentuk dasar bakteri

Berdasarkan bentuk selnya, bakteri dibagi menjadi tiga kelompok. Kokus berbentuk bulat seperti bola; tersusun tunggal (Micrococcus), berpasangan (Diplococcus), berantai (Streptococcus), atau bergerombol tidak teratur (Staphylococcus). Basil berbentuk batang; ada yang tunggal (Escherichia coli), berpasangan (Diplobacillus), atau berantai (Streptobacillus). Spiral berbentuk melengkung hingga melilit; vibrio melengkung seperti koma, spirillum seperti gabungan spiral, dan spirochaeta ramping lentur.

Basil adalah bakteri berbentuk batang; kokus berbentuk bulat; spiral (termasuk vibrio, spirillum, spirochaeta) berbentuk melengkung atau melilit.

Bentuk dipertahankan oleh dinding sel peptidoglikan. Karena itu, mengamati bentuk di bawah mikroskop menjadi langkah awal identifikasi bakteri. Coba kamu susun sendiri tiga bentuk itu sebagai bangun geometri.

Kebutuhan oksigen: aerob dan anaerob

Dari sisi kebutuhan oksigen, bakteri dibagi menjadi beberapa kelompok. Bakteri aerob obligat wajib butuh oksigen untuk hidup, misalnya Mycobacterium tuberculosis. Bakteri anaerob obligat justru mati bila terkena oksigen, misalnya Clostridium tetanus. Bakteri fakultatif anaerob dapat hidup dengan atau tanpa oksigen, misalnya Escherichia coli. Mikroaerofil butuh sedikit oksigen, dan kapnofil butuh COโ‚‚ tinggi.

Cara mengelompokkan ini berguna di dunia medis dan industri. Kultur bakteri di laboratorium harus disesuaikan: bakteri anaerob ditumbuhkan dalam tabung tanpa oksigen, sedangkan aerob butuh aerasi.

Sumber karbon dan energi: autotrof dan heterotrof

Dari sumber karbon, bakteri dibagi menjadi autotrof (membuat makanan sendiri dari COโ‚‚ anorganik) dan heterotrof (mengambil karbon organik dari lingkungan). Autotrof dibagi lagi: fotoototrof memakai cahaya sebagai energi (bakteri fotosintetik seperti Cyanobacteria), sedangkan kemoautotrof memakai reaksi kimia anorganik (Nitrosomonas yang mengoksidasi amonia).

Jenis metabolismeSumber energiSumber karbonContoh
FotoototrofcahayaCOโ‚‚Cyanobacteria
Kemoautotrofreaksi kimia anorganikCOโ‚‚Nitrosomonas
FotoheterotrofcahayaorganikRhodobacter
Kemoheterotrofreaksi kimia organikorganikEscherichia coli

Pasangkan sendiri bakteri dengan jenis metabolismenya.

Pertumbuhan bakteri

Bakteri umumnya membelah secara biner: satu sel membelah menjadi dua, dua menjadi empat, dan seterusnya. Pada kondisi ideal, beberapa bakteri membelah setiap 20 menit. Inilah sebabnya keracunan makanan atau infeksi bisa muncul sangat cepat. Hitung sendiri pertumbuhannya.

Pertumbuhan bakteri seperti pelipatgandaan beras ke dalam stoples: tiap kali kamu melipatduakan, stoples makin penuh. Awalnya terlihat sepi, tetapi setelah beberapa kali pembelahan, jumlahnya meledak. Itulah mengapa sanitasi penting โ€” mencegah bakteri memperoleh kesempatan melipatgandakan.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah bakteri berbentuk batang, dapat tumbuh baik dengan maupun tanpa oksigen, dan mengambil karbon dari bahan organik. Tentukan bentuk dan jenis metabolismenya.

Bentuk batang berarti bakteri ini termasuk basil.

Dapat tumbuh dengan atau tanpa oksigen = fakultatif anaerob.

Mengambil karbon dari bahan organik = heterotrof (kemoheterotrof). Jadi bakteri ini basil, fakultatif anaerob, kemoheterotrof โ€” contohnya Escherichia coli.

Jebakan: menganggap semua bakteri membutuhkan oksigen. Yang benar: ada bakteri anaerob yang justru mati kena oksigen, misalnya Clostridium tetani.

Jebakan: menyamakan kemoautotrof dengan kemoheterotrof. Yang benar: kemoautotrof memakai COโ‚‚ sebagai sumber karbon, sedangkan kemoheterotrof memakai bahan organik.

  • Tiga bentuk dasar bakteri: kokus (bulat), basil (batang), spiral (melengkung/melilit).
  • Kebutuhan oksigen: aerob obligat, anaerob obligat, fakultatif anaerob, mikroaerofil.
  • Sumber karbon: autotrof (COโ‚‚) dan heterotrof (organik); sumber energi: foto (cahaya) dan kemo (reaksi).
  • Pembelahan biner menggandakan jumlah setiap siklus (2 pangkat n).
  • Bentuk dan metabolisme membantu identifikasi bakteri di laboratorium.