Langsung ke isi
Lyra
Bahasa Indonesia · Kelas 10 · Fase E · 7 menit baca

Kata Berimbuhan: Memecah Makna Kompleks

Setelah ini kamu bisa mengurai kata berimbuhan kompleks menjadi dasar dan imbuhan, lalu menjelaskan makna yang dihasilkan.

Pernahkah kamu bingung membaca kata seperti “pengembangan” atau “perhubungan”? Kata itu sebenarnya terdiri atas potongan kecil yang punya makna masing-masing: dasar “kembang”, awalan “pe-an”, dan banyak variasi lain. Memecah kata berimbuhan seperti membuka bungkus kado — di dalamnya ada makna yang teratur. Bagaimana cara memecahnya? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap imbuhan, lalu pilah ke kolom jenisnya yang tepat.

Apa itu kata berimbuhan

Kata berimbuhan adalah kata yang terbentuk dari kata dasar ditambah imbuhan, baik di depan (awalan), belakang (akhiran), tengah (sisipan), maupun kombinasi keduanya (imbuhan terbagi). Imbuhan ini mengubah atau memperluas makna kata dasar. Memahami imbuhan sangat penting untuk membaca teks TKA yang banyak memuat kata berimbuhan kompleks, misalnya “pengembangan”, “perhubungan”, atau “ketidakpedulian”.

Kata berimbuhan adalah kata yang terbentuk dari kata dasar ditambah imbuhan (awalan, akhiran, sisipan, atau kombinasi), sehingga maknanya berubah atau meluas.

Jenis imbuhan dan maknanya

Setiap imbuhan punya makna khas. Awalan me- menunjukkan aktivitas (menulis = melakukan tindakan menulis). Awalan pe- menunjukkan pelaku (penulis = orang yang menulis). Akhiran -an menunjukkan hasil atau kumpulan (tulisan = hasil menulis). Akhiran -kan menunjukkan penyebab atau penegasan (tuliskan = suruh menulis). Awalan ber- menunjukkan memiliki atau melakukan (bersepeda). Awalan ter- menunjukkan keadaan atau paling (tercantum, terbesar).

Memecah kata berimbuhan kompleks

Kata berimbuhan kompleks adalah kata dengan beberapa imbuhan sekaligus, misalnya “pengembangan” (pe- + kembang + -an). Memecahnya mengikuti urutan. Pertama, kamu mengenali kata dasarnya (kembang). Kedua, kamu pisahkan awalannya (pe-). Ketiga, kamu pisahkan akhirannya (-an). Keempat, kamu padukan makna semua bagian: pe- + kembang + -an = proses atau hasil mengembangkan. Tahap ini menjaga analisisimu tetap sistematis.

Ciri kata berimbuhan kompleks

Kata berimbuhan kompleks punya ciri khas. Biasanya memiliki awalan dan akhiran sekaligus, kadang disertai perubahan bunyi (pelesapan nasal, mis. me- + tulis → menulis). Kamu perlu menandai ciri mana yang menunjukkan kata berimbuhan kompleks.

Bayangkan kata berimbuhan seperti mainan lego. Kata dasar adalah balok utama (mis. “kembang”). Awalan adalah balok kecil yang ditambahkan di depan (pe-), akhiran di belakang (-an). Kata berimbuhan kompleks adalah susunan tiga balok atau lebih yang membentuk bangunan baru (pengembangan) dengan fungsi yang berbeda dari balok utamanya.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Pecahkan kata “ketidakpedulian” dan jelaskan maknanya.

Kata dasar yang tersembunyi adalah “peduli”, yang berarti memperhatikan atau menghiraukan.

Awalan ke- dan akhiran -an membentuk “ke-an” yang menunjukkan keadaan. Sisipan “tidak” mengubah makna jadi lawannya. Maka “ketidakpedulian” = keadaan tidak peduli.

Jebakan: menyamakan awalan pe- dengan awalan me-. Yang benar: me- menunjukkan aktivitas (menulis), sedangkan pe- menunjukkan pelaku (penulis).

Jebakan: menganggap kata berimbuhan kompleks sulit dipecah. Yang benar: kata berimbuhan kompleks dapat dipecah dengan sistematis — kenali dasar, pisahkan awalan dan akhiran, lalu padukan maknanya.

  • Kata berimbuhan terdiri atas dasar dan imbuhan (awalan, akhiran, sisipan).
  • Awalan me- = aktivitas; pe- = pelaku; ber- = memiliki.
  • Akhiran -an = hasil; -kan = penyebab atau penegasan.
  • Kata berimbuhan kompleks punya beberapa imbuhan sekaligus, mis. pengembangan.
  • Memecah kata berimbuhan membantu memahami makna kata yang kompleks.